Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Anak Digigit Kucing Warga Palas Mengadu, Distan: Jika Kucing Mati Bawa Kepalanya!
Selasa, 19 Desember 2017 - 10:31:40 WIB

SULUHRIAU, Pekabaru- Seorang warga Jl Pastoran, Palas-Rumbai Pekanbaru Karantina, S mengadu ke Distan Pekanbaru anaknya digigit kucing. Ia khawatir anaknya terkena rabies. Peristiwa anaknya berusia 9 tahun bernama Marsio Manik digigit kucing Ahad (17/12/2017) sore.

Ia lantas mengadukan masalah ini ke puskesmas terdekat di Rumbai, dan puskesmas merekom agar melaporkan kondisi ini ke Distan Pekanbaru. "Saya takut anak kena rabies, makanya saya laporkan ini ke Distan," ujar Karantina di kantor Distan Pekanbaru, Selasa (18/12/2017).

Ia mengatakan, di wilayah kerap terjadi kasus gigitan hewan penulas rabies (HPR), seperti anjing dan kucing. "Dulu saya melihat langsung warga meninggal akibat rabies, ngeri kali melihatnya," ujar Karanti dengan logat Bataknya.

Menyikapi aduan Warga ini, Kasi Kasi Keswan dan Kesmavet Distankan Pekanbaru, Herlandra, memberikan rekom pula ke Puskesmas untuk dilakukan vaksin anti rabies (VAR). Ia meminta agar warga yang melaporkan itu memantau kucing tersebut, jika mati selama 14 hari sejak menggigit anaknya, ia meminta membawa kepala kucing yang baru mati ke Kantor Distan Pekanbaru untuk dicek ke laboratorium memastikan postif rabies atau tidak. "Inilah cara memastikan hewan terkena rabies, sedangkan penanganan manusia di dinas kesehatan," kata Herlandra.

Herlandria mengaku, di Pekanbaru ini masih tinggi kasus rabies. Ia mencontohkan, pada Agustus 2017 saja ada 136 kasus, dari jumlah itu, postif hasil labor 6 kasus, neagatif nol, a1 kasus tak bisa diperiksa (cek labor) karena hewan sudah lama mati dan juga tidak dapat membawa kepala hewan untuk dicek (lisis). Dari jumlah 16 teresebut 83 kasus hewan liar (90 persen anjing), dan bebas observasi 32 kasus.

Ia menambahkan, endemis rabies di Pekanbaru ini seperti di Kecamatan Payung Sekaki, Rumbai, Tanayan Raya dan Marpoyan Damai. "Kita menghimbau warga janga anggap remeh akibat rabies," pungkasnya. [yas]



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat