Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Hukrim
Dituding Begal,
Residivis Tewas Dihakimi Massa di Rimbo Panjang, Polisi Akan Usut Pelakunya
Senin, 18 Desember 2017 - 11:08:58 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Peristiwa tragis terjadi Rimbo Panjang, Kec Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Seorang pemuda dituding begal dikeroyok hingga tewas. Polisi pun akan mengusut pelakunya.

Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Fajri mengungkapkan Senin (18/12/2017). Fajri menjelaskan korban pengeroyokan itu seorang pemuda Wahyu (20), warga Bangkinang Ibu Kota Kabupaten Kampar. Lokasi kejadiannya di jalan raya menghubungkan Pekanbaru- Bangkinang tepatnya di Desa Rimbo Panjang, Kec Tambang.

"Korban dikeroyok massa dengan tudiangan dugaan pelaku begal. Tapi tudingan itu tidak ada bukti yang kuat," kata Fajri.

Menurut Fajri, korban ini memang seorang residivis. Pihak kepolisian mencatat ada beberapa laporan terkait terkait korban. Satu di antaranya laporan soal pemerasan serta dugaan percobaan perkosaan.

"Kita akui memang ada laporan itu. Tetapi dalam kasus yang terjadi pengeroyokan hingga korban tewas ini juga tidak dibenarkan secara hukum. Pihak keluarganya sampai saat ini belum melaporkan kasus pengeroyokan itu, namun demikian kita akan mengusutnya," kata Fajri.

Dijelaskan, kasus pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (16/12/2017) sekitar pukul 21.00 WIB. Malam itu, petugas ronda melihat korban tengah berada di semak-semak dengan sepeda motornya.

Korban Wahyu pun lantas ditegur warga setempat. Beberapa pertanyaan yang diajukan, membuat Wahyu tidak konsisten untuk menjawabnya. Dari sinilah, petugas ronda akhirnya kesal terhadap Wahyu.

Terlebih lagi, Wahyu mencoba melarikan diri malam itu. Dari sinilah, saat melarikan diri warga meneriakan jika dirinya pelaku begal. Akhirnya Wahyu ditangkap massa.

Masyarakat yang telah disulut emosi lantas menjadikan Wahyu bulan-bulanan. Korban dikeroyok hingga tak berdaya. Darah segar muncrat dari wajah dan kepalanya.

"Mendapat informasi ada itu, tim Polsek Tambang tiba di lokasi kejadian dan menyelamatkan korban. Malam itu juga korban di bawa ke RS Bhayangkara Polda Riau ke Pekanbaru, namun kondisinya yang luka parah akhirnya korban meninggal dunia," kata Fajri dilansir suluhriau.com dari detik.com. (jan]



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat