Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Hadapi Natal dan Tahun Baru,
Sembako Aman di Meranti, Petasan Boleh Tapi Ada Syaratnya
Kamis, 14 Desember 2017 - 20:56:10 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Menjelang natal, tahun baru dan Imlek kondusifitas dan ketersediaan kebutuhan pokok pada moment tersebut, Pemerintah Kepulauan Meranti menggelar rapat koordinasi bersama SKPD dan Instansi terkait serta tokoh masyarakat, bertempat di Aula Kantor Bupati.

Rapat koordinasi dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, Sekretaris Daerah Yulian Norwis SE MM, Ketua Komisi I DPRD Meranti Edi Masyudi, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Ahmad Yani, serta Polres Kepulauan Meranti dan tokoh masyarakat.

Dalam rapat itu Pemkab. Kepulauan Meranti memastikan ketersediaan sembako menghadapi Natal, Tahun Baru dan Hari Raya Imlek 2017. Seperti diketahui pada moment tersebut permintaan terhadap sembako meningkat. Selain itu juga dibahas soal pasokan buah-buahan dari luar negeri untuk mencukupi kebutuhan Imlek dan aturan penggunaan mercun atau petasan agar tidak menganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Dan yang tak kalah penting persiapan menghadapi Ivent Cian Cui (Perang Air), sebuah Ivent Wisata Meranti yang sudah terkenal hingga ke Manca Negara. Menurut rencana Cian Cui akan digelar saat Imlek mendatang tepatnya 16 February 2018.

Dari hasil rapat koordinasi itu untuk stock sembako dikatakan Wakil Bupati H. Sad Hasyim, sangat mencukupi, hal ini diakuinya berdasarkan laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meranti.

"Dari laporan yang diberikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan stock sembako mencukupi," ujar Wakil Bupati.

Hanya saja terjadi sedikit perdebatan terkait pasokan buah-buahan dari luar negeri untuk mencukupi kebutuhan Imlek karena berdasarkan aturan pasokan buah buahan dari luar negeri tidak dibenarkan, namun diakui Kepala Bea Cukai Bengkalis pihaknya akan mendukung penuh suksesnya penyelenggaraan Imlek yang sudah menjadi budaya di Kepulauan Meranti

Bea Cukai Bengkalis Munif, mengaku akan mendukung penuh perayaan Imlek di Kepulauan Meranti, termasuk dalam hal pasokan buah-buahan dari luar negeri untuk kebutuhan hari besar Tiong Hoa itu.

"Karena sudha menjadi budaya kami akan mensuport, namun terkait dengan Import barang masuk kami akan tetap melakukan pengawasan, demi kelancaran masukannya  buah buahan kita harus berkoordinasi juga dengan Balai POM dan Karantina," jelas Munif.

Munif juga meminta laporan dari pihak terkait salah satunya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), terkait jenis barang apa saja yang dipasok, berapa kuota atau jumlah yang dibutuhkan, kapan masuknya barang barang itu, serta nama kapal yang membawanya.

"Untuk pasokan barang barang itu kita minta laporan lengkapnya agar kita bisa mengawasinya," ucap Munif.

Lebih jauh dikatakan Munif, masuknya buah buahan dan barang import lainya yanh diperuntukan untuk Imlek akan coba diakomodir sesuai kesepakatan denganpihak terkait mulai dari Karantina, BPOM RI, Korem, Kepolisian dan lainnya.

Munif menyarankan Meranti sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kawasan Pabean yang dikelola Pelindo, dikuatkan lagi fungsinya sebagai tempat pembongkaran barang eksport dan import.

"Kedepan untuk masuknya barang barang Import diarahkan sjaa ke kawasan itu termasuk barang barang yang diperlukan untuk perayaan Imlek," ucap Munif lagi.

Dari pernyataan Kepala Bea Cukai tersebut, disimpulkan Wakil Bupati untuk pasokan buah buahan dari luar negeri juga tidak ada masalah.

Dalam rakor juga dibahas aturan penggunaan petasan atau mercun dalam perayaan Imlek, dari surat yang masuk ke pihak Kepolisian Polres Meranti mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya, penggunaan petasan khusus di Klenteng diperbolehkan hingga pukul 2 dini hari. Sementata untuk pembakaran mercun dirumah rumah warga Tiong Hoa hanya diperbolehkan sampai pukul 12 malam.

Terakhir untuk pelaksanaan Cian Cui atau Perang Air yang direncanakan akan digelar 16 February 2018 hingga 6 hari kedepan, dijelaskan Wakil Bupati H. Said Hasyim, Pemda Meranti bekerjasama dengan FKUB akan menyediakan mobil tanki yang menyediakan air bersih bagi warga yang ingin perang air. Dengan begitu penggunaan air es dan air limbah tidak diperbolehkan karena bisa menyebabkan penyakit.

"Untuk Cian Cui Pemda akan menyediakan mobil tanki air bagi masyarakat yang ingin perang air dapat memanfaatkannya, jadi kita tidak memperbolehkan lagi penggunaan air es dan air limbah karena tidak baik untuk kesehatan," Wakil Bupati mengakhiri.

Wakil Bupati H. Said Hasyim dan tokoh masyarakat juga menghimbau kepada masyarakat yang merayakan Imlek, Natal serta Tahun Baru untuk menggunakan pakaian yang sopan sehingga tidak memancing syahwat. [raf]




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat