Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
MUI Imbau Pengusaha Tak Minta Karyawannya Pakai Atribut Natal
Minggu, 03 Desember 2017 - 12:10:33 WIB
Ilustrasi (foto int)

SULUHRIAU- Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas mengimbau pengusaha tak memaksa karyawannya untuk memakai atribut Natal.

 Menurutnya, hal itu dapat mengusik kerukunan beragama.

"Tahun 2016 MUI keluarkan fatwa karena banyak keresahan di kalangan umat karena cukup banyak pengusaha yang menyuruh karyawannya untuk memakai atribut Natal. Dan cara yang mereka tempuh terus terang akan mengusik kerukunan beragama dan tak mustahil akan menimbulkan reaksi yang skala yang macam-macam," kata Anwar Abbas dikutip suluhriau.com dari detik.com Minggu (3/12/2017).

Dia mengatakan permintaan dari pengusaha kepada karyawannya secara tidak langsung akan dimaknai sebagai perintah atasan kepada bawahan. Dalam kondisi tersebut, karyawan otomatis akan mengikuti permintaan pengusaha tersebut karena ikatan kerja yang mengikat.

Anwar mengatakan tekanan tersebut dapat menimbulkan reaksi beragam. Menurutnya, dengan tidak meminta karyawan mengenakan atribut Natal, jadi jalan untuk membangun kehidupan beragama yang baik.

"Sementara yang menyebabkan timbulnya reaksi tersebut tak salah. Oleh karena itu kita mengimbau para pengusaha ini membangun kehidupan beragama yang baik. Caranya dengan saling menghormati. Dan jangan memaksakan, menyuruh karyawan menggunakan atribut non-Islam," ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk mendukung terwujudnya hal itu diperlukan kehadiran negara. Negara, kata Anwar, mesti menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya.

Anwar mengatakan pemerintah mesti memberikan sosialisasi kepada pihak pengusaha untuk tidak meminta karyawannya mengenakan atribut Natal.

"Bagi saya pemerintah harus menjelaskan hal ini ke dunia usaha. Jangan karena semangat Natal, orang lain tersinggung. Pemerintah seharusnya memanggil pengusaha, jelaskan. Ini kan baru tanggal 2, masih ada waktu untuk menyampaikan hal itu sampai tanggal 25 nanti," ujarnya.

"Kalau hal itu terjadi, kan sejuk sekali negara ini. Negara wajib menghormati agama Islam. Negara juga wajib menghormati agama Kristen. Alangkah indahnya jika saling menghormati antar umat beragama dalam beribadah," sambung Anwar. [jan,dtc]




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat