Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Seminar 'Cara Cepat Dapat 4 Istri' Disorot, DPI: Kami Hanya Edukasi
Jumat, 24 November 2017 - 10:58:50 WIB

SULUHRIAU - Seminar 'Cara Cepat Dapat 4 Istri' yang akan diselenggarakan Dauroh Poligami Indonesia (DPI) disorot oleh sejumlah pihak. DPI menyatakan hanya melakukan edukasi, bukan mengkampanyekan poligami.

"Justru kami satu-satunya lembaga yang ingin mengedukasi soal pernikahan dengan baik dan proporsional serta ingin menghati-menghatikan kepada siapapun bahwa poligami adalah sesuatu yang penting yang tidak semua orang bisa melakukannya," kata Direktur Eksekutif Dauroh Poligami Indonesia Vicky Abu Syamil, Jumat (24/11/2017).

Dalam seminar yang akan digelar padaa 3 Desember nanti, para peserta dikenai biaya- yang disebut sebagai biaya investasi- sebesar Rp 3,5 juta.

Terkait dengan biaya ini, Vicky mengatakan dana itu digunakan untuk kepentingan operasional dan dakwah. "Terkait dengan biaya, tentu ke depan kita harapkan DPI bisa lebih profesional dengan memiliki fasilitas infrastruktur dakwah yang baik dan semua harus dikelola dengan biaya yang tidak sedikit dan semua biaya selain untuk operasional acara juga kami gunakan untuk berlangsungnya program pembinaan dan dakwah yang dibawa oleh DPI," kata Vicky.

Vicky mengatakan dalam setiap seminar maupun acara yang diselenggarakan oleh DPI, tidak ada satu poin pun yang mengarah ke perdagangan manusia. Dia menyatakan acara tersebut murni edukasi dakwah.

"Tidak ada satupun sesi acara kami yang mengarah kepada human trafficking, ini murni edukasi dakwah yang mengkhususkan diri pada pernikahan dan poligami. Hanya kami, yang fokus menjalani dakwah ini agar ilmu dan dakwah sampai kepada kaum muslimin dalam menghati-hatikan diri terkait dengan praktik poligami agar setiap peserta tahu batasan dan rambu-rambunya secara spesifik sehingga kami buat kelas khusus bukan malah menjadikan poligami sebagai promosi dan bola liar yang siapa saja boleh melakukannya. Kami lembaga edukasi bukan biro jodoh, jauh sekali dengan apa yang dibawa oleh lembaga yang kemarin dipidanakan," kata Vicky.

Vicky lantas memberikan sejumlah link youtube mengenai acara yang pernah mereka gelar sebelumnya.

Acara seminar 'Capa Cepat Dapat 4 Istri' tersebut dikritik oleh MUI Kemenag dan Komnas Perempuan. MUI dan Kemenag menyatakan poligami merupakan hal penuh syarat yang tak boleh dikampanyekan. Sedangkan Komnas Perempuan menyoroti kewajiban peserta membayar uang investasi di acara tersebut.

Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat