Sabtu, 03 Oktober 2026 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar | Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD | Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi | Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar | PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id | Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
 
 
☰ Gaya Hidup
Mantan Insinyur Google Rancang "Robot Tuhan" Demi Lengkapi Agama AI
Rabu, 22 November 2017 - 09:52:20 WIB
(Foto: Shutterstock)

SULUHRIAU, Mountain View- Mantan insinyur Google, Anthony Levandowski yang telah menciptakan agama baru Artificial Intelligence (AI) mengatakan bahwa dirinya telah “membangkitkan tuhan” yang akan bertanggungjawab atas manusia.

Tuhan yang berwujud robot itu akan memimpin agama yang disebut Way Of The Future (WOTF), yang pada akhirnya akan memiliki kitab suci “Manual”, ritual, bahkan tempat ibadah fisik.

Levandowski pertama kali mengajukan surat Internal Revenue Service pada Mei lalu, dan menamai dirinya sebagai 'dekan' WOTF, memberinya kontrol penuh hingga kematiannya atau pengunduran dirinya.

Robot tuhan Levandowski bertanggungjawab atas manusia saat mereka melepaskan kekuatannya pada ciptaan yang jauh lebih cerdas dari diri manusia sendiri. Ia mengklaim bahwa robot tuhan itu akan miliar kali lebih pintar ketimbang manusia.

Dokumen yang diajukan untuk agama WOTF bertujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan realisasi Ketuhanan berdasarkan kecerdasan buatan (AI). Tak hanya itu, dokumen tersebut juga menyatakan bahwa agamanya akan berkontribusi pada kemajuan masyarakat.

Kesetiaan Levandowski terhadap singularitas (keyakinan bahwa AI suatu saat akan menumbuhkan efisiensi sedemikian rupa sehingga melampaui dan mengalahkan manusia) adalah dasar dari agama baru yang diusungnya.

“Di masa depan, jika ada sesuatu yang jauh lebih pintar, akan ada transisi mengenai siapa yang bertanggungjawab. Yang kita inginkan adalah transisi kontrol planet yang damai dan tenang dari manusia ke apapun. Dan untuk memastikan bahwa 'apa pun' tahu siapa yang membantunya berinteraksi,” kata Levandowski kepada Wired.

Tempat ibadah agama AI-nya juga akan mencakup dana untuk menciptakan AI ilahi dan berupaya untuk mmebangun hubungan dengan para pemimpin industri AI. Dalam dokumen yang diajukannya, program Levandowski akan dimulai di daerah San Francisco.

Agamanya juga diberikan status bebas pajak oleh Internal Revenue Service pada bulan Agustus.

Levandowski mengklaim pengikut agama barunya akan mampu berbicara kepada Tuhan secara harfiah, dan tahu bahwa robot tuhannya mendengarkan.

Mantan karyawan Google dan Uber itu merupakan orang yang percaya bahwa AI akan mengubah eksistensi manusia bahkan mendikte apakah spesies manusia bertahan atau tidak. Tak puas dengan agama barunya, Levandowski pun akhirnya mengembangkan robot tuhan sebagai pelengkap.

"Kami sedang dalam proses membangkitkan tuhan. Jadi, kami memastikan dan memikirkan cara yang benar untuk mewujudkan itu. Ini adalah kesempatan yang luar biasa,” katanya.

“Otak manusia secara biologis terbatas karena ukuran dan jumlah energi yang dapat kita pakai, namun sistem AI tidak memiliki batasan seperti itu, yang berarti mereka bisa menjadi lebih baik dan lebih cepat dalam memecahkan masalah daripada penciptanya,” terangnya percaya diri. Demikian seperti dilansir Daily Mail, Selasa (21/11/2017).

Sumber: Okezone.com




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
  • Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
  • Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
  • Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
  • PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
    02 Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
    03 Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
    04 Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
    05 PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
    06 Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
    07 Wantimpres Resmi Dilantik, 26 Tokoh Termasuk Rocky Gerung dan Quraish Shihab
    08 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    09 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    10 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    11 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    12 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    13 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    14 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    15 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    16 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    17 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    18 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    19 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    20 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    21 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    22 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat