Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Korban Tewas Gempa Iran Jadi 450 Orang, 30 Ribu Rumah Rusak
Selasa, 14 November 2017 - 10:16:47 WIB
Kerusakan akibat gempa 7,3 SR di wilayah terdampak paling parah, Sarpol-e Zahab, Iran (REUTERS/Tasnim News Agency)

SULUHRIAU, Teheran - Otoritas Iran mengakhiri operasi penyelamatan di area-area terdampak gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR).

Sejauh ini korban tewas akibat gempa yang menguncang perbatasan Iran dan Irak ini bertambah menjadi 450 orang.

Gempa ini mengguncang desa-desa dan kota-kota yang ada di area pegunungan Provinsi Kermanshah di Iran, yang berbatasan dengan Irak pada Minggu (12/11) waktu setempat. Gempa mengguncang saat warga masih terlelap tidur.

"Operasi penyelamatan di Provinsi Kermanshah (bagian barat) telah berakhir," tegas Kepala Layanan Medis Darurat Iran, Pir-Hossein Kolivand, seperti dilansir Reuters, Selasa (14/11/2017).

Media Iran berbahasa Inggris, Press TV, menyatakan lebih dari 450 orang tewas akibat gempa bumi itu. Sekitar 7 ribu orang lainnya mengalami luka-luka. Sedikitnya 14 provinsi di Iran terkena dampak gempa. Namun Provinsi Kermanshah menjadi wilayah yang terdampak paling parah.

Lebih dari 300 korban tewas berasal dari kawasan Sarpol-e Zahab yang ada di Provinsi Kermanshah, yang berjarak sekitar 15 kilometer dari perbatasan Irak.

Kerusakan akibat gempa 7,3 SR di wilayah terdampak paling parah, Sarpol-e Zahab, IranKerusakan akibat gempa 7,3 SR di wilayah terdampak paling parah, Sarpol-e Zahab, Iran Foto: REUTERS/Tasnim News Agency

Otoritas Iran menyebut, lebih dari 30 ribu rumah rusak dan sedikitnya dua desa hancur total akibat gempa itu. Rumah-rumah warga Iran kebanyakan menggunakan batu bata yang terbuat dari lumpur atau tanah liat yang mudah ambruk saat gempa kuat melanda.

Ribuan orang berdesak-desakan di kamp-kamp pengungsian, sebagian terpaksa bermalam di area terbuka karena takut akan gempa susulan. Usai gempa 7,3 SR mengguncang pada Minggu (12/11), dilaporkan sekitar 193 gempa susulan melanda area sekitar.

Bulan Sabit Merah Iran menyatakan tenda darurat kini dihuni ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal. Namun kurangnya akses ke air bersih dan aliran listrik, serta jalanan yang terblokir akibat gempa, menghambat upaya penyaluran bantuan kemanusiaan.

Sedangkan laporan lain menyebut beberapa pengungsi tidak kebagian tenda. "Sungguh dingin saat malam.. kami butuh bantuan. Kami butuh apapun. Otoritas setempat harus mempercepat penyaluran bantuan," ucap salah satu pengungsi di Sarpol-e Zahab.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyampaikan belasungkawa mendalam untuk para korban. Khamenei juga meminta pemerintah untuk melakukan segenap kemampuan mereka untuk membantu warga yang terdampak. Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani akan mengunjungi wilayah terdampak gempa pada Selasa (14/11) waktu setempat.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat