Bantah Alokasi APBD untuk Kecamatan Pilih Kasih, Plt Kadiskominfotik: Ini Datanya
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:57:41 WIB
SULUHRIAU, Bengkalis- Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, (Diskominfotik) Bengkali Johansyah Syafri, membatah adanya tudingan alokasi APBD pilih kasih.
Ia mempertanyakan dasar tudingan pihak-pihak tertentu yang mengatakan bahwa dalam pengalokasian dana pembangunan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan “pola pilih kasih antar kercamatan†tersebut.
“Semua dilakukan secara proporsional dengan tetap mempertimbangkan berbagai faktor seperti jumlah penduduk dan luas wilayah serta mengedepankan skala prioritas. Jadi tak ada kecamatan yang menjadi anak emas atau anak tiri seperti yang diisukan segelintir orang,†tegas Johan.
Johan lantas mengutip data dari Bappeda Bengkalis, dan mencontohkan distribusi alokasi anggaran tiga Perangkat Daerah pada APBD Bengkalis 2017. Yakni, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan; dan Dinas Perhubungan yang jumlahnya mencapai Rp872,361 miliar lebih.
Secara rinci, Johan memaparkan, untuk kecamatan Bengkalis sebesar Rp192,789 miliar (22,10 persen), Bantan Rp78,819 miliar (9,04 persen), Bukit Batu Rp74,257 miliar (8,51 persen), Siak Kecil Rp45.049 miliar (5,16 persen), Mandau Rp265,568 miliar (30,44 persen), Pinggir Rp75,229 miliar (8,62 persen), Rupat Rp94,563 miliar (10,84 persen) dan Rupat Utara Rp46,085 miliar (5,28 persen).
Johan berharap, di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini, seluruh anak negeri ini senantiasa kompak dan tetap bersatu padu. Tidak hanya bisa menyalahkan tanpa memberikan solusi.
“Lihat, ketahui, pahami dan analisis setiap persoalan yang ada secara benar dan komprehensif. Jangan setengah-setengah. Kalau setengah-setengah dapat dipastikan kesimpulan yang diambil akan keliru. Jangan ikut-ikutan kalau tak tahu duduk persoalan yang sesungguhnya,†ajaknya.
Kemudian, kepada seluruh warga di daerah ini, Johan juga berharap agar tidak mudah terpancing isu-isu yang hanya didasarkan pada asusmsi atau hipotesis belaka.
Seperti diketahui, Selasa, 17 Oktober 2017 lalu, sejumlah warga yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Bengkalis (Arab), menyampaikan aspirasinya ke DPRD Bengkalis berkenaan dengan berbagai persoalan yang terjadi di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.
Mereka diterima langsung Ketua DPRD Bengkalis H Abdul Kadir dan dua Wakil Ketua DPRD Bengkalis. Yaitu, H Indra Gunawan Eet dan Kaderismanto serta beberapa anggota DPRD lainnya.
Arab antara lain menuding, berbagai persoalan yang menghimpit persoalan perekonomian saat ini, dikarenakan kurang adilnya Kepala Daerah (Bupati Bengkalis) dalam mengambil kebijakan. [rls,jan]
Komentar Anda :