Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Termasuk Wabup,
Ribuan Warga Nonton Bareng Pemutaran Film Dokumenter "Aral" Karya Anak Meranti
Kamis, 12 Oktober 2017 - 09:33:30 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU, Selatpanjang- Ribuan warga termasuk Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim  nonton bareng Film drama dan dokumenter karya anak Meranti yang terselenggara berkat kerjasama Sanggat Kepurun, LAM Meranti dan Dinas Parpora, di Kantor Camat Tebing Tinggi Barat, Rabu (11/10/2017) malam.

Turut berbaur bersama warga Ketua LAM Meranti yang juga Wakil Ketua DPRD H Muzamil, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga H Ismail Arsyad, Majelis Kehormatan LAM Meranti Sudandri SH, Camat Tebing Tinggi Barat Drs Helfandi, Para Pelakon Wak Jamel, Saiful Rizan beserta Kru sanggar Kepurun, Ketua Kemas Berty Asmara, para seniman dan budayawan Meranti dan ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Di tengah ribuan warga yang turut menyaksikan Film dokomenter Bah Jamel dan Film Drama Aral buatan Sanggar Kepurun Production, Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim mengucapkan apresiasi yang tinggi atas kreatifitas anak Melayu Meranti yang berhasil memproduksi Film apik yang cukup menghibur penonton malam itu. Tak disangka ditengah keterbatasan teknologi dan pengetahuan perfilman.

Anak-anak muda Meranti mampu mencibtakan Film dengan visual, cerita dan akting yang cukup baik. Bahkan Film Dokumenter berjudul "Bah Jamel" berhasil menjadi salah satu Film terbaik dalam Festival Film yang ditaja Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepri di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

"Saya sangat mengapresiasi kreatifitas seni anak muda Meranti ini semoga kegiatan positif ini dapat ditulari kepada anak muda lainnya dalam mencibtakan hal yang berguna bagi kemajuan Meranti," harap Wabup.

Nonton bareng Film karya anak Meranti diawali dengan pemutaran Film dokumenter Bah Jamel yang mencerita sosok kakek tua "Bah Jamel" yang tetap eksis melestarikan alat musik tradisi Melayu hingga diusia senjanya. Bah Jamel disamping mampu meproduksi dan memainkan alat musik berupa suling dan gendang ia juga melatih anak-anak muda dalam memainkan alat-alat musik tradisi Melayu agar tidak hilang ditelan zaman.

"Semangat Bah Jamel dalam melestarikan seni musik tradisi Melayu ini layak diacungkan jempol, semoga musik tradisi Melayu tetap lestari dan dapat dinikmati dan dimainkan hingga keanak cucu kita," ujar Wabup.

Usai pemutaran Film Bah Jamel, tibalah masa yang ditunggu-tunggu ribuan warga yang memadati halaman Kantor Camat "Alai" itu, yakni pemutaran Film drama Aral, sesuai dengan judul yang diangkat "Aral" Film ini menceritakan berbagai problema yang acap terjadi ditengah masyarakat khususnya di Desa. Mulai dari sengketa tanah ulayat, pertikaian warga, rendahnya pendidikan, hingga problema romantika cinta anak muda. Film yang digarap cukup apik oleh Kepurun Production yang dipimpin Saiful Rizal ini mampu membuat penonton penasaran ditiap scenenya. Para pelakon yang hampir semuanya anak muda, begitu baik bermain akting sehingga pesan-pesan yang ingin disampaikan dalam Film mengena kepenonton.

Banyak hal-hal positif yang disampaikan dalam Film Aral, seperti kegigihan seorang anak muda "Dara" yang baru menyelesaikan kuliah kembali kembali pulang untuk membangun kampung, dengan latar pendidikan sebagai pengajar "Dara" berusaha mengajar anak didiknya dengan kurikulum baru agar tidak ketinggalan. Iapun merasa berkewajiban menjaga kelestarian alam dari kerusakan bersama anak-anak muda lainnya dari tangan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Serta turut melestarikan seni tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun.

Dalam Film kedua Sanggar Kepurun yang sebelumnya telah memproduksi Film "Bakung Ditepi Tasik", ini juga menampilkan karakter anak muda yang hanya mementingkan diri dan kelompoknya sendiri tanpa memikirkan orang lain, yang tak segan-segan menghalalkan segala cara dalam mewujudkan keinginnannya. Film ini sedikit menampilkan adegan kekerasan, aksi pembunuhan, penggunaan senjata tajam, perkelahian, hingga mengeluarkan darah, yang harusnya dapat dibuat lebih Soft oleh Sutradara karena dikawatirkan dapat mempengaruhi mental khususnya anak dibawah umur yang turut menonton.

Namun secara keseluruhan Film ini cukup baik dan layak untuk ditonton hal itu dibuktikan dengan antusias dan kepuasan warga saat menonton yang sangat terhibur.

"Kita ingin hal-hal positif yang ditampilkan dalam Film ini dapat ditiru oleh anak muda Meranti dan meninggalkan hal-hal yang buruk karena hanya akan merugikan, semoga dengan giatnya anak anak muda Meranti memikirkan kemajuan daerah saya yakin Meranti dapat menjadi negeri yang cemerlang, terbilang dan gemilang, selamat... ayo tingkatkan terus kreatifitas membangun negeri," pungkas Wakil Bupati H Said Hasyim. [slt]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat