Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Termasuk Wabup,
Ribuan Warga Nonton Bareng Pemutaran Film Dokumenter "Aral" Karya Anak Meranti
Kamis, 12 Oktober 2017 - 09:33:30 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU, Selatpanjang- Ribuan warga termasuk Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim  nonton bareng Film drama dan dokumenter karya anak Meranti yang terselenggara berkat kerjasama Sanggat Kepurun, LAM Meranti dan Dinas Parpora, di Kantor Camat Tebing Tinggi Barat, Rabu (11/10/2017) malam.

Turut berbaur bersama warga Ketua LAM Meranti yang juga Wakil Ketua DPRD H Muzamil, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga H Ismail Arsyad, Majelis Kehormatan LAM Meranti Sudandri SH, Camat Tebing Tinggi Barat Drs Helfandi, Para Pelakon Wak Jamel, Saiful Rizan beserta Kru sanggar Kepurun, Ketua Kemas Berty Asmara, para seniman dan budayawan Meranti dan ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Di tengah ribuan warga yang turut menyaksikan Film dokomenter Bah Jamel dan Film Drama Aral buatan Sanggar Kepurun Production, Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim mengucapkan apresiasi yang tinggi atas kreatifitas anak Melayu Meranti yang berhasil memproduksi Film apik yang cukup menghibur penonton malam itu. Tak disangka ditengah keterbatasan teknologi dan pengetahuan perfilman.

Anak-anak muda Meranti mampu mencibtakan Film dengan visual, cerita dan akting yang cukup baik. Bahkan Film Dokumenter berjudul "Bah Jamel" berhasil menjadi salah satu Film terbaik dalam Festival Film yang ditaja Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepri di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

"Saya sangat mengapresiasi kreatifitas seni anak muda Meranti ini semoga kegiatan positif ini dapat ditulari kepada anak muda lainnya dalam mencibtakan hal yang berguna bagi kemajuan Meranti," harap Wabup.

Nonton bareng Film karya anak Meranti diawali dengan pemutaran Film dokumenter Bah Jamel yang mencerita sosok kakek tua "Bah Jamel" yang tetap eksis melestarikan alat musik tradisi Melayu hingga diusia senjanya. Bah Jamel disamping mampu meproduksi dan memainkan alat musik berupa suling dan gendang ia juga melatih anak-anak muda dalam memainkan alat-alat musik tradisi Melayu agar tidak hilang ditelan zaman.

"Semangat Bah Jamel dalam melestarikan seni musik tradisi Melayu ini layak diacungkan jempol, semoga musik tradisi Melayu tetap lestari dan dapat dinikmati dan dimainkan hingga keanak cucu kita," ujar Wabup.

Usai pemutaran Film Bah Jamel, tibalah masa yang ditunggu-tunggu ribuan warga yang memadati halaman Kantor Camat "Alai" itu, yakni pemutaran Film drama Aral, sesuai dengan judul yang diangkat "Aral" Film ini menceritakan berbagai problema yang acap terjadi ditengah masyarakat khususnya di Desa. Mulai dari sengketa tanah ulayat, pertikaian warga, rendahnya pendidikan, hingga problema romantika cinta anak muda. Film yang digarap cukup apik oleh Kepurun Production yang dipimpin Saiful Rizal ini mampu membuat penonton penasaran ditiap scenenya. Para pelakon yang hampir semuanya anak muda, begitu baik bermain akting sehingga pesan-pesan yang ingin disampaikan dalam Film mengena kepenonton.

Banyak hal-hal positif yang disampaikan dalam Film Aral, seperti kegigihan seorang anak muda "Dara" yang baru menyelesaikan kuliah kembali kembali pulang untuk membangun kampung, dengan latar pendidikan sebagai pengajar "Dara" berusaha mengajar anak didiknya dengan kurikulum baru agar tidak ketinggalan. Iapun merasa berkewajiban menjaga kelestarian alam dari kerusakan bersama anak-anak muda lainnya dari tangan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Serta turut melestarikan seni tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun.

Dalam Film kedua Sanggar Kepurun yang sebelumnya telah memproduksi Film "Bakung Ditepi Tasik", ini juga menampilkan karakter anak muda yang hanya mementingkan diri dan kelompoknya sendiri tanpa memikirkan orang lain, yang tak segan-segan menghalalkan segala cara dalam mewujudkan keinginnannya. Film ini sedikit menampilkan adegan kekerasan, aksi pembunuhan, penggunaan senjata tajam, perkelahian, hingga mengeluarkan darah, yang harusnya dapat dibuat lebih Soft oleh Sutradara karena dikawatirkan dapat mempengaruhi mental khususnya anak dibawah umur yang turut menonton.

Namun secara keseluruhan Film ini cukup baik dan layak untuk ditonton hal itu dibuktikan dengan antusias dan kepuasan warga saat menonton yang sangat terhibur.

"Kita ingin hal-hal positif yang ditampilkan dalam Film ini dapat ditiru oleh anak muda Meranti dan meninggalkan hal-hal yang buruk karena hanya akan merugikan, semoga dengan giatnya anak anak muda Meranti memikirkan kemajuan daerah saya yakin Meranti dapat menjadi negeri yang cemerlang, terbilang dan gemilang, selamat... ayo tingkatkan terus kreatifitas membangun negeri," pungkas Wakil Bupati H Said Hasyim. [slt]




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat