Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Gaya Hidup
Hari Batik Nasional
Susahnya Produk Batik Tradisional Jajaki Pasar Digital
Senin, 02 Oktober 2017 - 21:19:00 WIB

SULUHRIAU- Persaingan di dunia perdagangan semakin ketat, tak terkecuali kerajinan batik. Para pengusaha batik tradisional di Solo kini menjajaki media digital untuk memasarkan produknya. Namun bukan hal mudah. Seperti apa kendalanya?

Pengurus Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta, Gunawan Setiawan, mengatakan pemasaran melalui media online memang harus dilakukan. Namun saat ini, jumlah transaksi online masih belum signifikan.

"Transaksi sudah ada, tapi belum bisa diandalkan. Beralih dari penjualan tradisional ke digital tentu tidak semudah membalikkan tangan. Tapi saya yakin ini masih proses," katanya, Senin (2/10/2017).

Menurutnya, penjualan produk batik (tulis dan cap) masih dicitrakan dengan harga mahal. Masyarakat pun lebih banyak memilih tekstil bermotif batik (batik printing).

"Kalau kita lihat di toko online itu rata-rata harganya murah karena batik printing. Padahal sebetulnya batik tulis dan cap itu terjangkau, kalau dilihat dari kualitasnya," tuturnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh pedagang pakaian berbasis toko online. Seorang pedagang, Wulan Arie, mengatakan pangsa pasar online saat ini lebih berminat terhadap batik printing.

"Sebenarnya bisa laku, tapi susah, karena harganya masih dinilai mahal. Sedangkan batik printing bisa dijual jauh di bawahnya," ujar Wulan yang sudah berdagang dengan sistem online sekitar 7 tahun.

Menurutnya, pembeli akan berpikir beberapa kali untuk mengeluarkan lebih banyak uang, sedangkan mereka tidak melihat langsung perbedaan antara batik tulis, cap, atau printing.

"Sekarang yang penting gambarnya bagus, harganya murah, bisa laku," tutupnya.

Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat