Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Ulu Kasok Dipagar Kawat Pemilik Lahan, Gubri Perihatin
Rabu, 27 September 2017 - 17:19:39 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sejumlah kalangan menyayangkan ditutupnya destinasi wisata Ulu Kasok Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau oleh orang yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Apalagi kini kawasan tersebut sudah dikenal luas sebagai 'Raja Ampatnya Sumatera'. Kawasan itu kini dipasangi pagar berduri.

Atas kabar itu, Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman langsung meminta kepada Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Riau, Fahmizal Usman untuk segara koordinasi dengan Bupati Kampar Aziz Zaenal dan Dispar Kampar.

"Tadi saya sudah Whatsapp Kepala Dispar Riau, saya minta agar pihak-pihak terkait termasuk pemilik lahan diundang untuk bermusyawarah, agar persoalannya bisa segera diselesaikan," kata gubernur Riau saat dikonfirmasi Rabu (27/9/2017).

Gubernur berharap persoalan ditutupnya Ulu Kasok bisa diselesaikan secepatnya, sehingga destinasi yang berada di sekitar Danau PLTA Koto Panjang, Kampar itu bisa dibuka lagi.

"Kan sayang kalau destinasi yang sudah terkenal dimana-mana bukan hanya di Provinsi Riau, tapi sudah diluar provinsi terjadi kendala seperti itu. Saya rasa pak Bupati Kampar bisa menyelesaikan persoalan itu," harapnya.

Seperti diberitakan media, kawasan Wisata Alam, Ulu Kasok dipasangi pagar kawat oleh orang yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Hal ini membuat kawasan tersebut tidak bisa lagi diakses para pengunjung dan wisatawan yang ingin menikmati pesona alam puncak ulu kasok.

Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, hal itu terjadi sejak kemarin dan sudah menjadi perhatian serius Pemkab Kampar dan aparat setempat.

"Ya, semalam saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata setempat untuk menanyakan kejadian ini. Benar ada warga yang mengaku sebagai pemilik lahan,"pungkas Fahmi.

Celakanya kata Fahmi, dari informasi Dinas Pariwisata Kampar, pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan tidak hanya satu orang.

"Katanya tidak hanya satu orang yang mengaku pemilik lahan, ada sekitar 10 orang yang mengaku pemilik,"cetusnya.

Fahmi menyebut, hari ini tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Polsek setempat akan turun ke lokasi menyelesaikan masalah ini.

"Kita berharap masalah ini cepat tuntas. Jangan sampai magnet destinasi wisata Riau khususnya ulu kasok yang sedang jadi primadona ini terganggu, " katanya.

Menurut mantan Kepala Biro Humas Pemprov Riau ini, sejak viral di media sosial, ulu kasok mendadak jadi tenar dan ramai dikunjungi para pelacong.

Tak hanya wisatawan domestik, sejumlah turis asing juga ramai berkunjung ke ulu kasok yang disebut-sebut jelmaan kawasan wisata bahari raja ampat di Papua.

Setiap akhir pekan, ribuan pelancong mengunjungi salah satu destinasi wisata andalan Kampar ini.

Sumber: cakaplah.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat