Yose Saputra Tunjuk Sebagai Plt Ketua LAM Pekanbaru
Selasa, 19 September 2017 - 19:49:01 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Pihak Lembaga Adat Melayu Provinsi Riau (LAMR) menunjuk Yose Saputra sebagai Plt Ketua LAM Pekanbaru menggantikan Dastrayani Bibra.
Ini dilakukan untuk mengantisipasi kevakuman LAM Pekanbaru akhir-akhir ini. Penunjukan Plt Ketua LAM Pekanbaru ini dilakukan oleh Ketua DPH LAM Riau Syahril Abu Bakar.
Dari hasil kesepakatan pengurus harian LAMR, katanya Yose Saputra sebagai Plt Ketua LAMR Pekanbaru. Dastrayani Bibra sendiri, kini sudah pindah dalam kepengurusan DPH LAMR Riau.
Penunjukkan ini berdasarkan SK No: 15/LAMR Riau/IX/2017, tertanggal 19 September, ditandatangani Syahril Abu Bakar selaku Ketua DPH dan Nasir Penyalai selaku Sekretaris.
Dalam SK tersebut, Yose dibantu Said Ali Akbar selaku wakil Ketua, T Arifin selaku sekretaris, Wan Subantri selaku Wakil Sekretaris, Amril selaku bendahara dan dibantu beberapa anggota lainnya.
"Tugas Plt ini menggelar Musdalub, menetapkan anggaran LAM sesuai Perda dan menetapkan status gedung LAM Pekanbaru di Senapelan," kata Syahril memberi keterangan, Selasa (19/9/2017) di kantor LAMR Jalan Dipenogoro Pekanbaru.
Dalam pertemuan ini, hadir Sektetaris Nasir Penyalai, Gamal Abdul Nasir dan pengurus lainnya.
Dengan ditunjuk Yose sebagai Ketua LAM Pekanbaru, LAMR meminta agar yang diamanahkan bisa terbentuk. Karena permasalahan di Pekanbaru ini berkenaan dengan ikhwal adat istiadat, keamanan dan ketertiban. Apalagi Pekanbaru merupakan jantung Ibukota Provinsi Riau. Perlu lembaga adat yang solid.
"Kepengurusan Yose ini juga dibantu pengurus pengarah yakni H Bukhari Mahmud danTarmizi Ahmad.
Yose Saputra juga anggota DPRD Pekanbaru dai Partai Golkar dan kini kini duduk di Komisi I.
Yose Saputra atas amanah ini mengatakan, akan melaksanakan tugas yang dibebankan kepada dirinya. Apalagi penunjukkannya sempat melalui musyawarah, yang melibatkan tokoh Melayu di Bumi Lancang Kuning ini.
Tentunya, amanah tersebut akan dilaksanakan sebaik mungkin. Ia berjanji akan segera merealisasikannya. Terutama keberadaan balai adat di Senapelan, harus segera didudukkan. Tentunya berdasarkan tunjuk ajar dari datuk-datuk tokoh Melayu.
Termasuk anggaran untuk LAM Pekanbaru, yang sudah ditetapkan dalam Perda Pekanbaru. "Untuk Musdalub sendiri, kita segera melaksanakannya. Bahkan kita targetkan kurang dari sebulan," katanya. [rls,yas]
Komentar Anda :