Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Peristiwa
Didemo Aktivis, Justru Bupati Kampar Undang Pendemo
Senin, 11 September 2017 - 21:39:48 WIB

SULUHRIAU, Bangkinang- Setelah didemo aktivias, justru Bupati Kampar Azis Zaenal, Senin (11/9/2017) mengundang sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kampar Menolak Lupa.

Seperti diberitakan, para aktivis ini pada 7 September lalu melakukan aksi unjukrasa menyorot kepemimpinan Azis Zaenal- Catur Sugeng.

Pada kesempatan itu Azis menjawab semua tuntutan yang disampaikan para aktivis mahasiswa tersebut. Ia juga menyampaikan alasan kenapa tidak bisa menemui pendemo Kamis (7/9/2017) lalu.

Ia mengatakan, ketika itu sudah berada di dalam pesawat menuju Jakarta untuk menemui Badan Nasional Narkotika (BNN). "Kalau tak di pesawat saya akan temui adik-adik dan anak-anakku," ujar Azis.

Ia juga mengajak masyarakat Kampar berdialog langsung dengan dirinya jika ada yang ingin disampaikan. Dikatakan, jika ada isu yang tidak jelas kebenarannya Azis minta tolong masyarakat tanyakan langsung ke Bupati dan Wakil Bupati Kampar.

Ia juga menasehati aktivis agar mengutamakan dialog daripada menggelar demonstrasi dan ia siap untuk melakukan dialog. Selain itu Azis minta aktivis dan mahasiswa rasional dalam berfikir dan ia beberapa kali menegaskan tak main-main jadi bupati.

Berkaitan dengan pertanyaan mengenai proyek pembangunan 23 jembatan yang disebut-disebut aktivis sebagai program yang tidak pro rakyat, Azis menjelaskan, dari 23 jembatan yang dibangun ini, tujuh diantaranya sudah dibangun, dan sisanya ada 16 titik lagi yang diperlukan masyarakat. 

Dari 16 titik ini, sebanyak 10 unit jembatan dibangun dengan biaya Pemerintah Provinsi Riau. Dengan demikian hanya tinggal 6 unit yang akan dibangun oleh APBD Kampar.

Azis menjelaskan, biaya untuk membangun satu unit jembatan ini hanya butuh Rp 20 miliar atau dengan total Rp 120 miliar untuk 6 unit jembatan. Ini sangat jauh berbeda dengan dana pembangunan Jembatan Water Front City yang mencapai Rp 118 miliar yang dibangun pada masa bupati Jefry Noer.

Ia menegaskan, tak sekedar bangun jembatan, namun ini adalah dalam rangka meningkatkan ekonomi rakyat, diantaranya di Kota Garo, Air Tiris dan daerah Kampar Kiri.

Azis mencontohkan betapa banyaknya keuntungan apabila dibangun jembatan di Terantang, Kecamatan Tambang.  Saat ini selisih harga kelapa sawit di seberang Sungai Kampar mencapai Rp 400 perkilogram karena belum adanya jembatan sehingga harga sawit dibeli toke dibawah harga normal sekira Rp 800/kilogram.

Dengan adanya jembatan akan bisa menyamakan harga sawit petani yang saat ini sekitar Rp 1.200/kilogram. "Itu 27 ton per hari hasil panen sawit. Kita hanya buang uang ke tukang sampan yang tak bisa dinikmati rakyat," beber Azis.

Selisih harga sawit yang diterima petani di daerah seberang ini bahkan nilainya mencapai Rp 3 miliar dalam setahun. "Enam tahun jembatan sudah BEP. Sudah pulang modal karena harga selisih Rp 400 sekilo," terangnya.

Kemudian terkait pertanyaan mengenai program 3i (industri, infrastruktur dan investasi), menurut Azis, ia sudah banyak berkeliling dunia, tidak ada negara maju tanpa industri dan tidak ada pertanian yang maju tanpa industri.

Azis mengatakan, sudah mengajak kepala organisasi perangkat daerah (OPD) melobi Kementerian di Jakarta melakukan presentasi ke Menteri karena kondisi Kampar yang sudah terpuruk.

"Ini kerja kami pemerintah daerah, kami benahi satu persatu. Saya tiap hari pompa pegawai supaya jangan apatis. Saya sudah undang perusahaan. Selama ini katanya susah jumpa bupati. Saya sampaikan apa yang bisa dibantu. Sini saya tandatangani, tetapi pajaknya bayar ke Dispenda," beber pria yang berlatar belakang pengusaha ini.

Selanjutnya mengenai infrastruktur, harus diselesaikan agar masyarakat tidak susah membawa hasil pertanian dan agar jalan bagus, masyarakat tak susah lagi pergi ke masjid.
Kemudian mengenai investasi, ada dua yang dicari oleh investor, yaitu aman dan untung. Industri akan meningkatkan nilai jual (added value).

Kampar Sudah Banyak Perubahan

Mengenai janji mengumrohkan imam masjid, Azis menyebutkan, program ini dilakukan dengan catatan jika sesuai kemampuan keuangan daerah. "Ini rencana saya dulu dengan Catur. Imam masjid yang tak mampu ke Mekkah, dia miskin, tak mungkin nengok Kakbah. Maka kami usulkan ke dewan. Tapi tak bisa banyak-banyak, hanya 10 orang kali Rp25 juta hanya Rp 250 juta. Wajar Rp250 juta APBD kita mencapai 2 triliunan," terang Ketua DPW PPP Riau ini.

Pada kesempatan itu Azis mengatakan, dirinya malu melihat Kabupaten Kampar ini tertinggal, maka ia bersedia bekerja siang dan malam. "Tengok kami bekerja siang malam. Menggeliat tidak ekonomi Kampar. Stanum hidup," katanya.

Untuk meningkatkan ekonomi, Azis menegaskan kepada 11.400 orang pegawai Pemkab agar jangan belanja ke Pekanbaru namun belanja di Kampar. "Ini supaya ekonomi bangkit, penjual kain bangkit, pedagang sayur bangkit. Begitu juga dengan kegiatan OPD harus dibuat di Kampar, supaya devisa masuk ke Kampar, uang berputar di Kampar.

Azis juga mengklaim dia bekerja lebih baik dari bupati sebelumnya. Meski baru menjabat 100 hari namun sudah banyak perubahan yang dilakukan.

Tampak hadir mendampingi Bupati ini Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Asisten II Setdakab Kampar H Nurbit, Kepala Satpol PP Kampar Muhammad Jamil dan Kepala Bappeda H Azwan. Pertemuan ini juga dihadiri Kasat Intel Polres Kampar AKP Edi Junaidi.

Sementara dari kalangan aktivis t



 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat