Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Tunjuk Ajar Melayu Diajukan Jadi Warisan Budaya Dunia
Senin, 28 Agustus 2017 - 10:45:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Tunjuk Ajar Melayu, akan di ajukan sebagai warisan budaya Dunia. Pantun telah diajukan ke Unesco sebagai warisan budaya Dunia.

Tunjuk ajar Melayu, sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Kepala Dinas menyampaikan Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau, Yoserizal Zein, kepada ratusan pelajar se kabupaten kota, saat acara sosialisasi tunjuk ajar Melayu bagi pelajar se Provinsi Riau, Ahad (27/8/2017) malam.

Menurut Yose, tunjuk ajar melayu sudah di gunakan oleh beberapa negara di Asia. "Kedepan kita akan mencoba ajukan sebagai warisan budaya Dunia. Setelah Pantun yang telah masuk di Unesco menunggu pengesahan. Dan untuk sosialisasi ini perlu kita berikan kepada pelajar agar tunjuk ajar ini tetap lestari," kata Yoserizal.

Pada kesempatan tersebut, mantan Kepala Biro Humas dan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Riau tersebut telah mengumumkan 11 WBTB Riau yang baru saja mendapatkan pengesahan dari Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan dan kebudayaan.

Dijadwalkan pada bulan November nanti akan diserahkan sertifikat oleh Menteri yang akan diterima oleh Gubernur Riau.

"Sesuai dengan persyaratan dari Unesco, kalau sudah mendapat sertifikat Nasional, maka WBTB kita yang ada sekarang bisa diajukan ke Unesco. Untuk mendapatkan pengakuan dunia, WBTB kita sekarang ada 21 jadi semua bisa kita ajukan," ujarnya.

Dikatakan, ini dilakukan dengan kerja keras dalam upaya melestarikan mata budaya melayu agar tidak hilang digerus zaman dan terancam punah. Kedepan bagaimana pembinaan terhadap mata budaya, menjadi tanggung jawab Kabupaten Kota. kabupaten Kota.

"Masalah nilai budaya sudah mulai dilupakan dan terkikis. Persoalan sosial tata krama dan sopan santun sudah mulai terabaikan. Kalau nilai ini terkikis maka sistem simpul generasi muda akan di jajah. Salah satunya masuknya narkoba, dari negara-negara luar. Untuk itu perlu di bentengi dan tertuang dalam tunjuk ajar melayu. Dari sosialisai Tunjuk ajar melayu ini, diharapkan bisa diimplementasikan oleh seluruh pelajar se Riau ini," paparYose yang juga budayawan Riau.

Kegiatan sosialaisasi Tunjuk ajar melayu ini berlangsung selama tiga hari, dengan menghadirkan 6 narasumber. Diantaranya, budayawan, Taufik Ikram Jamil, Ok Nizami Jamil, Zulkifli ZA, Fakrunnas MA Jabar dari sastrawan, dan Tuan guru Syafruddin Saleh. [mdi]


WBTB Riau yang masuk sebagai WBTB Indonesia, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai berikut;

1. Tunjuk ajar Melayu (karya Almarhum Tenas Efendi).
2. Sijobang "Buwong Gasiong"
3. Silat
4. Zapin Api
5. Zapin Meskom
6. Manongkah
7. Perahu Beganduang Kuansing
8. Batobo
9.. Rumah Lontiok
10. Selembayung Riau dan
11. Onduo





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat