Tunjuk Ajar Melayu Diajukan Jadi Warisan Budaya Dunia
Senin, 28 Agustus 2017 - 10:45:50 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Tunjuk Ajar Melayu, akan di ajukan sebagai warisan budaya Dunia. Pantun telah diajukan ke Unesco sebagai warisan budaya Dunia.
Tunjuk ajar Melayu, sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Kepala Dinas menyampaikan Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau, Yoserizal Zein, kepada ratusan pelajar se kabupaten kota, saat acara sosialisasi tunjuk ajar Melayu bagi pelajar se Provinsi Riau, Ahad (27/8/2017) malam.
Menurut Yose, tunjuk ajar melayu sudah di gunakan oleh beberapa negara di Asia. "Kedepan kita akan mencoba ajukan sebagai warisan budaya Dunia. Setelah Pantun yang telah masuk di Unesco menunggu pengesahan. Dan untuk sosialisasi ini perlu kita berikan kepada pelajar agar tunjuk ajar ini tetap lestari," kata Yoserizal.
Pada kesempatan tersebut, mantan Kepala Biro Humas dan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Riau tersebut telah mengumumkan 11 WBTB Riau yang baru saja mendapatkan pengesahan dari Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan dan kebudayaan.
Dijadwalkan pada bulan November nanti akan diserahkan sertifikat oleh Menteri yang akan diterima oleh Gubernur Riau.
"Sesuai dengan persyaratan dari Unesco, kalau sudah mendapat sertifikat Nasional, maka WBTB kita yang ada sekarang bisa diajukan ke Unesco. Untuk mendapatkan pengakuan dunia, WBTB kita sekarang ada 21 jadi semua bisa kita ajukan," ujarnya.
Dikatakan, ini dilakukan dengan kerja keras dalam upaya melestarikan mata budaya melayu agar tidak hilang digerus zaman dan terancam punah. Kedepan bagaimana pembinaan terhadap mata budaya, menjadi tanggung jawab Kabupaten Kota. kabupaten Kota.
"Masalah nilai budaya sudah mulai dilupakan dan terkikis. Persoalan sosial tata krama dan sopan santun sudah mulai terabaikan. Kalau nilai ini terkikis maka sistem simpul generasi muda akan di jajah. Salah satunya masuknya narkoba, dari negara-negara luar. Untuk itu perlu di bentengi dan tertuang dalam tunjuk ajar melayu. Dari sosialisai Tunjuk ajar melayu ini, diharapkan bisa diimplementasikan oleh seluruh pelajar se Riau ini," paparYose yang juga budayawan Riau.
Kegiatan sosialaisasi Tunjuk ajar melayu ini berlangsung selama tiga hari, dengan menghadirkan 6 narasumber. Diantaranya, budayawan, Taufik Ikram Jamil, Ok Nizami Jamil, Zulkifli ZA, Fakrunnas MA Jabar dari sastrawan, dan Tuan guru Syafruddin Saleh. [mdi]
WBTB Riau yang masuk sebagai WBTB Indonesia, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai berikut;
1. Tunjuk ajar Melayu (karya Almarhum Tenas Efendi).
2. Sijobang "Buwong Gasiong"
3. Silat
4. Zapin Api
5. Zapin Meskom
6. Manongkah
7. Perahu Beganduang Kuansing
8. Batobo
9.. Rumah Lontiok
10. Selembayung Riau dan
11. Onduo
Komentar Anda :