Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Agsutus 2017, RSUD Meranti Masuk 5 Dokter Spesialis
Selasa, 25 Juli 2017 - 11:05:58 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Tahun 2017 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meranti masuk lima dokter spesialis untuk pelayanan kesehatan masyarakat daerah kepuluan tersebut.

MoU kerjasama dokter spesialis ini ditandatangani Bupati Drs H. Irwan M.Si dengan Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Sekjen Kemenkes RI dr Untung Suseno Sutarjo, bertempat di Hotel Redtop di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Irwan Suwandi dan Direktur RSUD Meranti dr Ruswita mengatakan, 5 Dokter Spesialis di RSUD Meranti, selama ini dinilai masih belum memadai.

Seperti diketahui sejauh ini RSUD Meranti baru memiliki 9 Dokter Spesialis dan belum memiliki Dokter Spesialis Anestesi yang keberadaanya saat ini sangat dibutuhkan.

Untuk itu Pemkab. Meranti melalui Dinas Kesehatan, melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk diberikan jatah Dokter Spesialis melalui program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS), sesuai peraturan Presiden No. 4 Tahun 2017 Tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis.

Lima Dokter Spesialis yang masuk tahun ini yakni Dokter Bedah, Penyakit Dalam, Spesialis Anak, Spesialis Kandungan, dan Anestesi.

"Untuk Dokter program WKDS ini setelah dilakukan survei oleh pihak Kemenkes RI, RSUD Meranti direkomendasikan mendapat 5 Dokter Spesialis. Agar kegiatan ini berjalan lancar maka dilakukan MoU antara Pemkab. Meranti dan Kemenkes RI," jelas Bupati.

Jika tidak ada aral melintang, mulai Agustus 2017 mendatang, secara bertahap Dokter Spesialis ini akan sampai ke Meranti dan siap menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat Meranti sesuai keilmuannya masing-masing.

"Kedatangan mereka dilakukan secara bertahap yang dimulai pada Agustus 2017 mendatang, untuk tahap pertama adalah Dokter Spesialis kandungan, dan akan diikuti oleh Dokter Spesialis lainnya, dan kita merencanakan hingga akhir 2017 nanti kelima Dokter Spesialis ini sudah bertugas di Meranti," papar Bupati.

Menurut rencana, kelima Dokter Spesialis ini akan bertugas di RSUD Meranti selama 2 Tahun dan dapat diperpanjang selama 1 tahun. Para Dokter itu akan bertugas layaknya Dokter Spesialis lainnya yang bertugas di Rumah Sakit.

"Meskipun ini program pemerintah pusat, namun Dokter ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama melayani pasien seperti Dokter Spesialis lainnya, mereka bertugas sesuai dengan shif yang telah ditetapkan," jelas Kadiskes lagi.

Untuk meningkatkan kinerja dan semangat bertugas Dokter Spesialis ini, Pemkab. Meranti juga memberikan fasilitas untuk mereka, yakni berupa tunjangan Dokter Spesialis sebesar 35 Juta/bulan. Menyangkut tunjangan ini Pemkab. Meranti sedang melakukan penyusunan  Peraturan Bupati (Perbup)nya.

"Untuk tunjangan kita akan siapkan Perbubnya," ungkap Kadiskes.

Selain tunjangan yang representatif, Dokter Spesialis program WKDS yang bertugas di Meranti juga disediakan tempat tinggal yang kesemuanya akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah.

Direktur RSUD Meranti, dr. Ruswita menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan Dokter Spesialis RSUD Meranti telah memiliki 9 Dokter Spesialis yakni, 2 Spesialis Kandungan dan Kebidanan, 2 Penyakit Dalam, 3 Spesialis Anak, 1 Spesalis Bedah dan 1 Rehap Medik namun diakuinya jumlah itu belum cukup. Dokter Spesialis yang ada saat ini baru memenuhi syarat Standar untuk Rumah Sakit Type D. Saat ini RSUD Meranti telah dalam proses Type C dan untuk memenuhi syarat Type C, selain syarat dasar Keberadaan Dokter Spesialis diatas harus ditambah Dokter Spesialis Anestesi.

Dengan penambahan 5 Dokter Spesialis tahun ini, yang salah satunya Spesialis Anestesi pemenuhan syarat RSUD Type C sudha lebih dari cukup karena jika ditotal RSUD Meranti telah memiliki 14 Tenaga Dokter Spesialis.

"Kita harapkan tahun ini RSUD Meranti dapat naik tingkat menjadi Type C dan dalam rangja memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada maayarakat Meranti," pungkasnya.  [raf]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat