Rabu, 30 September 2026 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
 
 
☰ Kesehatan
Agsutus 2017, RSUD Meranti Masuk 5 Dokter Spesialis
Selasa, 25 Juli 2017 - 11:05:58 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Tahun 2017 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meranti masuk lima dokter spesialis untuk pelayanan kesehatan masyarakat daerah kepuluan tersebut.

MoU kerjasama dokter spesialis ini ditandatangani Bupati Drs H. Irwan M.Si dengan Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Sekjen Kemenkes RI dr Untung Suseno Sutarjo, bertempat di Hotel Redtop di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Irwan Suwandi dan Direktur RSUD Meranti dr Ruswita mengatakan, 5 Dokter Spesialis di RSUD Meranti, selama ini dinilai masih belum memadai.

Seperti diketahui sejauh ini RSUD Meranti baru memiliki 9 Dokter Spesialis dan belum memiliki Dokter Spesialis Anestesi yang keberadaanya saat ini sangat dibutuhkan.

Untuk itu Pemkab. Meranti melalui Dinas Kesehatan, melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk diberikan jatah Dokter Spesialis melalui program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS), sesuai peraturan Presiden No. 4 Tahun 2017 Tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis.

Lima Dokter Spesialis yang masuk tahun ini yakni Dokter Bedah, Penyakit Dalam, Spesialis Anak, Spesialis Kandungan, dan Anestesi.

"Untuk Dokter program WKDS ini setelah dilakukan survei oleh pihak Kemenkes RI, RSUD Meranti direkomendasikan mendapat 5 Dokter Spesialis. Agar kegiatan ini berjalan lancar maka dilakukan MoU antara Pemkab. Meranti dan Kemenkes RI," jelas Bupati.

Jika tidak ada aral melintang, mulai Agustus 2017 mendatang, secara bertahap Dokter Spesialis ini akan sampai ke Meranti dan siap menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat Meranti sesuai keilmuannya masing-masing.

"Kedatangan mereka dilakukan secara bertahap yang dimulai pada Agustus 2017 mendatang, untuk tahap pertama adalah Dokter Spesialis kandungan, dan akan diikuti oleh Dokter Spesialis lainnya, dan kita merencanakan hingga akhir 2017 nanti kelima Dokter Spesialis ini sudah bertugas di Meranti," papar Bupati.

Menurut rencana, kelima Dokter Spesialis ini akan bertugas di RSUD Meranti selama 2 Tahun dan dapat diperpanjang selama 1 tahun. Para Dokter itu akan bertugas layaknya Dokter Spesialis lainnya yang bertugas di Rumah Sakit.

"Meskipun ini program pemerintah pusat, namun Dokter ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama melayani pasien seperti Dokter Spesialis lainnya, mereka bertugas sesuai dengan shif yang telah ditetapkan," jelas Kadiskes lagi.

Untuk meningkatkan kinerja dan semangat bertugas Dokter Spesialis ini, Pemkab. Meranti juga memberikan fasilitas untuk mereka, yakni berupa tunjangan Dokter Spesialis sebesar 35 Juta/bulan. Menyangkut tunjangan ini Pemkab. Meranti sedang melakukan penyusunan  Peraturan Bupati (Perbup)nya.

"Untuk tunjangan kita akan siapkan Perbubnya," ungkap Kadiskes.

Selain tunjangan yang representatif, Dokter Spesialis program WKDS yang bertugas di Meranti juga disediakan tempat tinggal yang kesemuanya akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah.

Direktur RSUD Meranti, dr. Ruswita menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan Dokter Spesialis RSUD Meranti telah memiliki 9 Dokter Spesialis yakni, 2 Spesialis Kandungan dan Kebidanan, 2 Penyakit Dalam, 3 Spesialis Anak, 1 Spesalis Bedah dan 1 Rehap Medik namun diakuinya jumlah itu belum cukup. Dokter Spesialis yang ada saat ini baru memenuhi syarat Standar untuk Rumah Sakit Type D. Saat ini RSUD Meranti telah dalam proses Type C dan untuk memenuhi syarat Type C, selain syarat dasar Keberadaan Dokter Spesialis diatas harus ditambah Dokter Spesialis Anestesi.

Dengan penambahan 5 Dokter Spesialis tahun ini, yang salah satunya Spesialis Anestesi pemenuhan syarat RSUD Type C sudha lebih dari cukup karena jika ditotal RSUD Meranti telah memiliki 14 Tenaga Dokter Spesialis.

"Kita harapkan tahun ini RSUD Meranti dapat naik tingkat menjadi Type C dan dalam rangja memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada maayarakat Meranti," pungkasnya.  [raf]




 
Berita Lainnya :
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    02 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    03 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    04 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    05 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    06 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    07 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    08 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    09 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    10 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    11 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    12 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    13 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    14 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    16 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    17 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    18 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    19 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    20 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    21 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    22 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat