Tradisi Ziarah Kubur yang Masih
Rabu, 28 Juni 2017 - 20:17:48 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Ziarah kubur saat momentum lebaran Idul Fitri hingga saat ini masih dilakukan masyarakat muslim di Indonesia.
Berbagai prosesi disesuai dengan tradisi masing-masing daerah, namun intinya para penziaran memanjatkan doa pada orangtua dan kerabat meninggal dan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU).
Seperti terjadi di Sentajo Kuantan Singingi, sebagian besar umat Muslim di sini datang ke TPU hari kedua lebaran. TPU ramai dikunjungi, seperti di TPU di Kp Baru Sentajo, Kuansing.
Keluarga yang ditinggalkan almarhum-almarhumah, berkumpul dan beramai-ramai berdoa dan mengaminkan sedikit-sedikit mencabut rerumput jika TPU ditumbuhi rumput. "Kalau kita di sini setiap hari raya kedua ziarah kubur," ujar Bujang, salah seorang RT di Kp Baru Sentajo.
Lain lagi di Pekanbaru, ziarah kubur bagi umat muslim di kota ini dilakukan usai shalat Idul Fitri. Para penziarah mengatakan, ziarah kubur saat lebaran sudah menjadi tradisi.
"Sebenarnya ini kegiatan yang baik, kita memanjatkan doa untuk anggota keluarga yang sudah meninggal," kata seorang penziarah.
Bahkan, ziarah kubur ini juga dilaksanakan jelang memasuki bulan Ramadhan. Sehingga pada momen ini, di sejumlah TPU di Pekanbaru dipadati peziarah. [jan]
Komentar Anda :