Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Tiga Poin Ini Membuat Qatar Dianggap Jadi 'Ancaman'
Sabtu, 10 Juni 2017 - 13:38:43 WIB

SULUHRIAU- Jakarta - Negara Teluk Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena dianggap sebagai ancaman. Pengajar FE Universitas Indonesia, Berly Martawardaya menilai hal ini disebabkan tiga hal menarik yang dimiliki Qatar, negara penghasil migas tersebut.

"Qatar ini kecil tapi canggih. Jadi Qatar ini menarik ya, ada 3 hal paling penting yaitu geografi, geologi, dan demografi," kata Berly dalam diskusi Populi Center, di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/6/2017) dikutip dari detik.com.

Menurut Berly, Qatar memiliki potensi besar dari segi pendapatan, pendidikan, serta sumber daya alam. Di sini, Qatar dianggap mempunyai inovasi dalam perubahan negara yang cukup cepat.

"Luas Qatar itu seperti wilayah Banten, tapi berkembang. Mereka juga punya beberapa kampus top dunia, jadi yang menarik dari Qatar, mereka ini sadar tidak mau berpangku tangan atas kekayaan migas, maupun apa yang mereka punya. Padahal dalam 56 tahun ke depan mereka diprediksi tidak akan habis minyaknya," jelas Berly.

Qatar dianggap sebagai negara kecil yang high profile, dengan mengekspor minyak mentah maupun yang sudah diolah. Selain itu, Qatar juga unggul dalam maskapai penerbangan dan pariwisata. Strategi ini yang dianggap sebagai ancaman dari Qatar.

"Jadi mereka sadar punya uang banyak, mereka bangun pendidikan yang kritis dimana pelan-pelan demokrasi tidak berjalan. Mereka buat juga stasiun televisi Al Jazeera yang tidak dapat diatur, ini kan luar biasa sekali," tuturnya.

Sementara itu, Pengajar FISIP UIN Jakarta, Ali Munhanif menyebut Qatar merupakan negara kecil yang spesial karena perekonomiannya tumbuh luar biasa.

"Nah kalau kita lihat perkembangan terakhir sikap negara teluk Arab, ini kan dipelopori oleh Saudi Arabia, itu salah satu ledakan adanya persepsi ancaman. Pada inflansi Irak, satu yang tidak setuju Qatar, dari awal dia sudah menunjukkan sikap tidak sependapat, ini juga faktor yang jadikan dia sebagai ancaman," ujarnya.

Munhanif mengatakan jika ada persaingan dominasi kawasan, Qatar cenderung mendorong terjadinya reformasi sistem politik. Menurutnya negara Timur Tengah membuat semacam partisi tidak hanya republik dan sistem monarki, namun ada wilayah lain yang menjadi pilihan.

"Di situ sebenarnya region yang republik, tapi Qatar menunjukkan sisi lain dari monarki, dinamika persaingan dari Timur Tengah. Qatar adalah regional yang mendorong reformasi, mengapa sebenarnya dia mendukung Iran, dia tidak menempatkan ini sebagai klaim, tapi mendorong Iran terjadi reformasi, termasuk mendukung Hamas di Gaza," jelasnya.

Dalam hal ini Qatar disebut lebih terbuka dalam konteks mendorong reformasi, dimulai dari sikap pragmatis. Artinya, Qatar lebih diterima negara-negara Eropa karena mampu masuk dalam jantung Eropa.

"Qatar juga menjadi obat melakukan reformasi generasi baru untuk memegang pemerintahan. Qatar adalah negara satu-satunya di negara Timur Tengah membuka sebuah reformasi, dan itu membuahkan hasil, menempatkan Qatar sebagai negara kecil yang mampu, di situ Saudi mulai terancam," imbuh Munhanif.

"Sejauh ini, Qatar dianggap sebagai teladan dari perkembangan ekonomi dan mungkin akan menjadi revolusi Timur Tengah," katanya. [dtc]




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat