Ketua Baznas Pekanbaru: Zakat Idonesia Miliki Potensi Terbesar Asean
Senin, 22 Mei 2017 - 09:49:16 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Keua Baznas Pekanbaru, Ismardi Ilyas mengatakan, potensi zakat di Indoensia sesungguhnya terbesar di Asean.
Bandingannya kata Ilyas, tentu beberapa negara yang banyak warga muslim ataupun beberapa negara Islam.
Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di Asean bahkan dunia..
Namun katanya pula, pengelolaan zakat ini belum sebaiknya di negara-negara Asean. Dikatakan, berdasarkan hasil penelitian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Indonesia memiliki potensi 217 triliun dari hasil pengumpulan zakat setiap tahun.
"Jika dibandingkan dengan potensi zakat di beberapa negara Islam, termasuk di kawasan Asean, potensi Indonesia jauh lebih besar," katanya.
Dari sisi realisasi, secara umum dana zakat yang berhasil dihimpun masing-masing negara, masih sangat kecil, seperti Indonesia hanya mampu menghimpun Rp800 miliar pada tahun 2006 lalu atau 0,045 persen dari total gross domestic product (GDP), Malaysia pada tahun yang sama hanya mampu mengumpulkan 600 ringgit atau sekitar 0,16 persen dari GDP.
Jika potensi zakat benar dikelola dengan baik dan tepat sasaran, dipastikan akan mampu mengentaskan kemiskinan, apalagi sejumlah riset telah membuktikan pengaruh zakat dalam perekonomian, terutama terkait dengan upaya pengentasan kemiskinan.
Ismardi mengatakan, salah satu faktor minimnya pengumpulan zakat dibandingkan potensi, karena
masyarakat lebih senang membagikan zakatnya sendiri secara personal dan langsung ke mustahiq-nya dibandingkan melalui lembaga, walaupun tidak keliru, namun jika zakat diserahkan tanpa pengelolaan dan manajemen yang tepat, maka hasilnya dana umat tidak efektif, tidak terkumpul secara kolektif, sehingga tidak memiliki kekuatan power untuk mengentaskan kemiskinan secara riil. [yas]
Komentar Anda :