Senin, 17 Agustus 2026 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
 
 
☰ Peristiwa
DPRD Lingga Kagumi Meranti Berhasil Kebangkan Sagu untuk Tingkatkan Ekonomi
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:26:35 WIB

SULUHRIAU, Selatpanjang- Anggota DPRD Kabupaten Lingga Kepulauan Riau mengakui keberhasilan Pemerintah Kepulauan Meranti dalam mengembangkan Sagu sebagai penopang kehidupan ekonomi masyarakat.

Bukan saja berhasil dalam budidaya tanaman kehidupan tersebut tetapi juga dalam mengolah turunanya menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Untuk itu anggota Legislatif negeri serumpun tersebut berkunjung ke Meranti untuk belajar.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Lingga H Kamaruddin, saat kunjungan kerja ke Pemkab Meranti. Rombongan anggita dewan ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Lingga H. Komaruddin bersama Wakil Ketua DPRD lainnya Muddasir Zahid dan Ketua Komisi 1 Zakaria dan lainnya.

Mereka disambut Sekdakab Meranti Julian Norwis SE MM bersama Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan yang didampingi Wakil Ketua Taufikurahman dan Ketua Komisi A Edi Masyudi.

"Kami mengakui Meranti sudah terkenal secara Nasional dan Internasional dalam hal budidaya dan pengeloaan Sagu, untuk itu dalam rangka membangun sektor pertanian khususnya tanaman Sagu kami dari DPRD ingin belajar dari Meranti nantinya informasi ini akan kami gunakan untuk mendukung Visi dan Misi Bupati Lingga yang salah satunya mengemmbangkan tanaman Sagu," ujar H. Kamaruddin selaku Ketua Rombongan DPRD Kabupaten Lingga dalam pertemuan dengan Pemda Kepulauan Meranti dan DPRD Kepulauan Meranti, diruang rapat Bupati, Kamis sore (18/7/2017).

Seperti dijelaskan H. Komaruddin yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Kabupaten ini memiliki karakter tanah mirip dengan Meranti dimana banyak ditumbuhi kebun Sagu peninggalan nenek moyang terdahulu. Namun sayangnya belum dapat dikelola scara maksimal karena kurangnya referensi terkait pengelolaan Sagu. Alhasil hanya mampu dikelola secara tradisional sehingga tidak terlalu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Kamaruddin dalam seksempatan itu menyampaikan, jumlah hutan Sagu di Lingga seluas 3.000 Ha. Sagu tidak ditanam dikebun masyarakat atau kebun milik perusahaan melainkan tumbuh liar dihutan. Sejauh ini Sagu di Lingga belum mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat karena harganya relatif murah, jika di Meranti satu tual Sagu dihargai 45 ribu dan sebatang Sagu bisa mencapai 400 ribu, di Kabupaten Lingga sebatang Sagu hanya bisa dijual 100 ribu rupiah. Jumlah turunan pengolahan Sagu yang dapat diproduksipun hanya berupa Sagu Basah dan Sagu Kering.

DPRD Kabupaten Lingga antusias menggali semua informasi terkait budidaya Sagu, pengelolaan Sagu dan produksi turunanya, pemasaran Sagu, hingga seberapa besar potensi Sagu dalam menghasilkan PAD bagi daerah.

Seperti dijelaskan Kadis Pertanian Ir. Jaka, kebun Sagu di Meranti milik masyarakat seluas 38.614 Ha dan mampu memproduksi 202.062 Ton Tepung Sagu Kering/Tahun. Tanaman Sagu yang dikelola oleh swasta dalam hal ini PT. NSP seluas 14.000 Ha dan mampu memproduksi 12.000 Ton Tepung Sagu Kering Pertahun.

Jumlah kilang Sagu yang terdata saat ini sebanyak 67 Kilang Sagu dengan kapasitas 58 Ribu Ton lebih pertahun. Keberhasilan budidaya Sagu didukung oleh sektor kearifan lokal yang sudah menjadi budaya masyarakat selain itu sebanyak 60 persen lahan terdiri dari Gambut, selain itu juga Meranti yang merupakan kepulauan yang terintrusi air laut.

Jenis Sagu di Meranti terbagi tiga Sagu Buni, Sagu Beban, dan Sangka. Dan varietas benih Sagu di Meranti telah mengantongi sertifikat sehingga bagi daerah yang ingin membeli bibit dapat mencarinya ke Meranti. Sejauh ini Meranti telah mampu mempoduksi 120 ribu bibit pertahun.

Harapan pemerintah Meranti mengambangkan Sagu adalah dalam upaya peyangga swasembada beras dan gula Nasional. Produk usaha utama yang memungkinkan untuk segera dikembangkan akan dibuat beras Analog dan Gula Cair yang butuh dukungan industri.

Yang dinilai menarik oleh Anggota DPRD Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau, adalah keberhasil Meranti manaikan harga jual tual Sagu, dikatakan Sekda harga Sagu di Meranti meningkat berkat kerjasama antara Pemda dengan PT. NSP perusahaan pengolah Sagu. Perusahaan ini membeli Sagu masyarakat sesuai dengan harga pasar sehingga terjadi persaingan harga yang sangat menguntungkan petani. "Ekspor tepung Sagu terkenal ke Jawa (Cirebon), karena dikelola perusahaan swasta maka harga dapat ditingkatkan, dan sebagian besar masyarakat di Desa menyekolahkan anak dari hasil Sagu," jelas Sekda.

Hasil produksi Sagu Meranti berupa Sagu Basah juga diekspor ke negara tetangga Malaysia dan Singapura juga Jepang.Terkait tanaman Sagu sendiri dapat diproduksi pada usia 8 tahun, dan hanya cukup dilakukan satu kali tanam selanjutnya akan tumbuh rumpun rumpun baru, selain itu biaya pemeliharaan sangat ringan tanpa pupuk bisa hidup dengan baik.

Kedepan Pemda Meranti akan mengupayakan PAD dari hasil angkut Sagu dengan kapal yang dihitung perkilonya.  Setelah mendengar pemaparan Kadis Pertanian dan Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Legislator Lingga mengaku memperoleh informasi yang sangat berguna yang nantinya akan menjadi acuan dalam pengembangan Sagu di Kabupaten Lingga.

"Kita akan bawa informasi yang sangat berharga ini untuk mendukung visi dan misi Bupati dalam rangka mengembang Sagu di Kabupaten Lingga," pungkas Komaruddin. 

Sebelum kembali anggota DPRD Lingga Lingga yang berjumlah 10 orang menyempatkan diri untuk melihat tual Sagu dan pabrik pengolahan Sagu di Tanj



 
Berita Lainnya :
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    02 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    03 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    04 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    05 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    06 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    07 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    08 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    09 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    10 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    11 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    12 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    13 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    14 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    15 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    16 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    17 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    18 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    19 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    20 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    21 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    22 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat