Rabu, 30 September 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Patih Laman, Tokoh Lingkungan Riau Suku Talang Mamak Meninggal Dunia
Kamis, 11 Mei 2017 - 14:04:08 WIB
Patih Laman (dtc)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Tokoh Adat dari Suku Talang Mamak yang tinggal Kab Indragiri Hulu (Inhu) Riau meninggal dunia sekitar pukul 19.00 WIB Rabu, (10/5/2017).

Ia meninggal di rumah rumah anaknya di Talang Durian Cacar, Desa Sei Ekok, Kab Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Ia selama ini tinggal Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT). 

Patih Laman dalam kehidupannya menjaga lokasi hutannya dari jarahan perusahaan serta mafia kayu. Dia juga pernah mencapai Kalpataru semasa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Juru bicara keluarga, Gilung (36) pada detikcom, Kamis (11/5/2017), menyampaikan, akhir-akhir ini Patih Laman memanglah telah sakit-sakitan. "Tadi malam, Patih Laman wafat dirumah anaknya. Sekarang ini kami lagi prosesi pemakaman dengan cara kebiasaan suku Talang Mamak, " kata Gilung.

Menurut Gilung, sekarang ramai di rumah duka. Sesuai kebiasaan orang Talang Mamak,  di Inhu, semua kebatinan (jabatan kebiasaan) Talang Mamak berkumpul dirumah duka.

"Untuk sistem penggalian kuburan ada 100 orang yang silih bertukar," katanya.

Dari bebarapa reperensi, Patih Laman ini yaitu tokoh kebiasaan yang cukup disegani di lingkungan orang-orang Talang Mamak. Patih, yaitu gelar paling tinggi dalam orang-orang Talang Mamak yang beberapa hidup di dalam lokasi TNBT, sedang nama aslinya Laman.

Sebagai tokoh kebiasaan, Patih Laman ini menoreh beberapa pernyataan dunia internasional dalam menjaga lokasi rimba TNBT.

Mulai sejak jaman Orde Baru, Patih Laman telah berjuang melawan semua kebijakan pemerintah yang jadikan lokasi hutannya jadi areal Hak Penguasaan Rimba (HPH) oleh perusahaan. Patih Laman tidak gentar, beragam halangan dia hadapi. Dia selalu lakukan perlawanan atas kebijakan pemerintah itu.

Dalam perjalanan pahitnya, Patih Laman yang pernah berbincang-bincang dengan dengan dengan beberapa media, seperti dilansir detik.com, pada 7 Februari 2011 pernah bercerita, bila dianya dituding Gubernur Riau, saat itu Soeripto sebagai PKI.

Ini karna Patih Laman lakukan perlawanan atas penguasaan rimba belantara yang dimukimi orang-orang Talang Mamak. Patih Laman mengadakan demo ke Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru.

"Saat kami berdemo ke kantor gubernur, kami dituduh PKI. Saya jawab mudah saja. Pak Gubernur, kami ini buta huruf, tidak tahu apakah itu PKI. Karna ayah yang tahu apa sesungguhnya PKI, bermakna ayah gubernurlah yang PKI, "kata Patih Laman, saat itu. Yang konon bikin Gubernur Riau saat itu tertegun.

Perjuangan Patih Laman dalam menjaga lokasi rimba, pada th. 1999 silam, pernah mencapai anugerah paling tinggi dari World Wide Fund for Nature (WWF) Internasional for Conservation. Dia dianugerahi sebagai tokoh yang sukses menjaga lokasi rimba berserta kebiasaan istiadat orang-orang. Dia terima anugerah itu di Sabah, Malaysia.

Pemerintah Indonesia, juga mengaku perjuangan Patih Laman yang tidak kenal capek untuk menyelamatkan rimba serta kebiasaan istiadat. Hingga pada 5 Juni 2003 di Istana Negara, Presiden Megawati Soekarnoputri memberi penghargaan Kalpataru buat tokoh kebiasaan Riau itu.

Patih Laman, sebelumnya ajal menjemputnya, pernah miliki kemauan untuk kembalikan Kalpataru yang dia punya ke Pemerintah Pusat. Niatan itu dia berikan ke wartawan, karna kekesalannya pada pemerintah yang tidak dapat membuat perlindungan rimba serta kebiasaan istiadat orang-orang setempat.

Patih Laman terasa gerah, untuk apa Kalpataru dia peroleh, bila pemerintah tak dapat menyelamatkan sisa rimba yang ada. Sayangnya, gagasan pemulangan piala Kalpataru itu belum terwujud sampai Patih Laman meninggal dunia.

Patih Laman merupakan tokoh lingkungan yang tidak kenal pamrih dalam memperjuangkan lokasi rimba. Dia tidak pernah menyerah, hingga akhir hayatnya tetaplah mengawal lokasi rimba dari semua bentuk penjarahan. [jan, dtc]





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat