Kenduri Melayu di TMII Pertunjukkan Tradisi Mengacau Gelamai Rantau Kuantan
Kamis, 20 April 2017 - 21:13:51 WIB
SULUHRIAU, Jakarta- Tradisi membuat atau mengacau gelamai (seperti dodol-red) Rantau Kuantan dipertunjukkan di Kenduri Melayu 2017 di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Tradisi ini ditampilkan setelah parade budaya berkeliling menggunakan perahu Baganduong sambil diiringi musik randai dari Kuantan.
Tradisi dan budaya Kuansing Riau sungguh terpilihara, sehingga setiap even-even muncul khazanah buadaya daerah ini.
Dalam tardisi masyarakat Kuansing membuat galamai (makanan khas) Kuansing dengan cara mengacau menarik, gelamai diaduk oleh bujang dan daro Kuansing menggunakan pelepah kelapa. Kemudian api yang digunakan kayu bakar layaknya di kampung.
Bahannya terrdiri terdiri dari gula merah, santan dan daun pandan, lalu diaduk selama lebih kurang dua jam. Cara mengacau gelamai inilah yang dipertunjukkan pada festival kenduri budaya tersebut.
"Mengacau gelamai kita pertunjukan pada pengunjung untuk memperkanalkan budaya ini pada msayarakat luas. Beginilah cara memasak salah satu kuliner khas Riau dari Kuansing ini dimasak," kata Kadis Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zein melalui panitia pelaksana acara Tengku Zul Efendi di Anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis (20/4/2017).
Selain itu, helat budaya ini dari Riau juga ditapilkan pembacaan puisi oleh beberapa seniman Riau diantaranya Hang Kaprawi. Tema puisi yang berkisah tentang kerisauan seorang masyarakat menengah ke bawah terhadap kezaliman penguasa. Pembacaan puisi ini mampu menarik perhatian pengunjung yang antusias menyaksikan pertunjukan tersebut. (rls)
Komentar Anda :