Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Peristiwa
Safari ke Meranti, Syamsuar Puji Kemajuan Pembangunan Selatpanjang
Kamis, 20 April 2017 - 17:30:05 WIB

SULUHRIAU, Selatpanjang- Bupati Kabupaten Siak H Syamsuar kunjungan kerja (Kungker) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis, (20/4/2017).

Kunjungan ini dalam rangka mensinergikan program pembangunan di dua Kabupaten Pesisir bertetangga  untuk saling mendukung menuntaskan berbagai persoalan daerah melalui pembangunan infrastruktur Merangkai Pulau dan Sebagainya, Kamis (20/4/2017).

Kunker diawali dengan mengelilingi jalan-jalan protokol di Meranti dan peninjauan Pasar Modern guna melihat perkembangan Kota Selatpanjang yang menjadi Ibu Kota Kabupaten, selanjutnya melakukan pertemuan dengan Perangkat Pemerintah Daerah dan tokoh masyarakat Meranti yang dikemas dengan dialog bertempat di Aula Afifa, Selatpanjang, Kamis (20/4).

Turut hadir dalam pertemuan itu Wakil Bupati H. Said Hasyim, Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Sekdakab. Merati Drs. Julian Norwis SE MM, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Dandim, Danramil, Asisten Sekdakab. Meranti, Kepala Dinas/Badan dilingkungan Pemkab. Meranti, Camat, Kades, Tokoh Masyarakat/Agama/Adat.

Bupati Siak H. Syamsuar usai mengelilingi Kota Selatpanjang dan meninjau Pasar Modern bersama Bupati Meranti H. Irwan dan tokoh maayarakat Riau H. Wan Abu Bakar, mengaku takjub melihat perkembangan Meranti yang dinilai luar biasa. Bahkan dirinya mengaku lupa dengan Kota Selatpanjang karena begitu banyak perubahan yang terjadi salah satunya jalan-jalan yang dulunya kecil kini telah lebar dan dibuat Hot Mix.

"Sudah banyak saya lupa karena jalan jalan sudah lebar dan beraspal, dahulu SD Delima dijalan Kartini sering banjir, Meranti saat ini sudah sangat luar biasa, saya mendapati banyak sekali perubahan di Kota Selatpanjang dan saya yakin perkembangan juga terjadi diseluruh Kecamatan," Ujar Bupati Siak Syamsuar.

H. Syamsuar yang sempat menjabat sebagai Pj. Bupati Meranti diawal pemekaran tahun 2010 lalu merasa senang karena apa yang menjadi harapan para pejuang pemekaran secara bertahap mulai diwujudkan oleh Pemerintah Daerah.

"Inilah hasil perjuangan pemekaran Kabupaten Bengkalis, dahulu Meranti sulit, hanya satu mobil  saja yang ada, berbeda dengan sekarang, dulu kemana-mana agar lebih leluasa saya menggunakan honda dan hampir seluruh kampung saya jelajahi, mungkin hanya 10 persen saja yang belum terkunjungi," akunya merasa begitu berkesan saat bertugas di Meranti.

Lebih jauh dijelaskan Bupati Siak H. Syamsuar terkait kedatangan dirinya untuk semakin menguatkan sinergitas program pernah disepakati daerah-daerah yang berada dikawasan pesisir. Salah satunya SIAP BEDELAU (Siak, Pelalawan, Bengkalis, Dumai, Kepulauan Meranti), yakni kerjasama antar daerah dalam membantu percepatan pembangunan.

"Kerjasama ini sangat diperlukan karena sebuah Kabupaten tidak bisa maju sendiri tanpa dukungan Kabupaten lain, setiap Kabupaten memiliki potensi dan kelebihan masing-masing diharapkan bisa saling isi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan didaerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat disemua wilayah," paparnya.

Dikatakan Syamsuar Kabupaten Siak seperti halnya Meranti sudah ditakdirkan berada di daerah pesisir yang selalu menjadi langganan kebakaran dan sulit dihindari, untuk menanggulangi itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit begitu juga dalam hal membangun infrastruktur daerah. Dengan adanya kerjasaam antara Siak dan Meranti ini dapat dilakukan sinergitas program sehingga biaya yang dikeluarkan dapat ditekan. Dicontohkan Bupati Siak dalam hal membangun jembatan penghubung antara Meranti dan Siak dicarikan lokasi yang paling ideal seperti Jembatan Air Mabuk-Putong untuk mengatasi ketergantungan terhadap transportasi air sehingga merangkai pulau jadi terwujud.

Kerjasama menurut Bupati Siak H. Syamsuar juga dalam rangka penghematan anggaran, apalagi dengan kondisi anggaran yang sulit saat ini dimana daerah penghasil Migas seperti Siak dan Meranti mengalami penurunan anggaran APBD akibat jatuhnya harga minyak dunia dan semakin diperparah dengan tidak konsistennya transfer dana dari Kementerian Keuangan karena tidak tercapainya target penerimaan pajak Nasional, padahal alokasi anggarannya telah disetujui.

Seperti diketahui APBD Siak yang sebelumnya diatas 3 Triliun kini turun menjadi kurang dari 2 Triliun hal serupa juga terjadi di Meranti yang sebelumnya 1.6 Triliun kini hanya berkisar 1.1 Triliun.

"Ini sangat menyulitkan Pemda dan DPRD dalam penyusunan anggaran, program sudah berjalan tetapi uang tidak ada, dan ini menjadi persoalan seluruh daerah penghasil Migas" ucapnya.

Dan agar pembangunan Infrastruktur didaerah dapat berjalan sesuai harapan dikatakan Bupati Siak, tak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Riau sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.

Menyangkut penguatan sinergitas program pembangunan infrastruktur jembatan kedua Kabupaten ini mendapat apresiasi dari Bupati Meranti H. Irwan M.Si, menurutnya jika hal itu terwujud maka akan membuka isolasi Meranti yang terhubung langsung ke Sumatera yang menjadi tujuan dari program merangkai pulau.

Pada kesempatan itu, Bupati Siak juga menyampaikan ketertarikannya dengan komitmen Pemda Meranti dalam mengembangkan tanaman pangan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan didaerah. H. Syamsuar mengaku upaya Pemkab. Meranti dalam mewujudkan kedaulatan pangan didaerah itu layak untuk ditiru.

Selain itu, Bupati Siak juga tertarik dengan potensi kopi Meranti (Liberika.red) yang sudah terke



 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat