Rabu, 30 September 2026 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
 
 
☰ Kesehatan
Begini Efek Sabu pada Tubuh
Minggu, 26 Maret 2017 - 17:56:25 WIB

SULUHRIAU- Penyanyi dangdut Ridho Rhoma diamankan polisi karena kedapatan mengonsumsi sabu.
Lantas, bagaimana sabu bisa menjadi stimulan bagi Ridho?

dr Nicole Lee dari National Drug Research Institute, Australia, beberapa waktu lalu menuturkan amphetamine atau sabu adalah mendorong tingkat hormon dopamin tubuh hingga seribu kali lipat batas wajar.

Angka itu adalah yang tertinggi bila dibandingkan tingkat dopamin yang dipicu oleh narkoba atau kegiatan lainnya.

Efek dari amphetamine yang langsung terasa adalah rasa nikmat dan sensasi 'tenang' yang tinggi. Beberapa pengguna mengaku mereka bisa merasakan punya banyak energi dan mampu berpikir jernih.

Efek nikmat akan berlangsung selama empat sampai 12 jam sampai kemudian muncul reaksi balik dengan efek berlawanan. Reaksi balik dari amphetamine, menurut dr Nicole, bisa berlangsung sampai 24 jam. Pada saat itu yang bersangkutan akan merasakan konsentrasi berkurang drastis, sakit kepala, depresi dan kelelahan.

Dijelaskan dr Andri,SpKJ,FAPM, psikiater Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera, ketika dopamine di otak dirangsang secara berlebihan maka efeknya yang memakai akan merasa termotivasi, bersemangat, ada peningkatan aktivitas motorik, juga peningkatan rasa senang yang berlebihan.

"Biasanya pada pasien yang saya tangani, penggunaan sabu itu untuk menambah tenaga atau gairah bekerja. Beberapa dari mereka datang ke saya berobat karena tak pakai sabu lagi, itu merasa jadinya loyo dan melelahkan," papar dr Andri dalam perbincangan dengan detikHealth.

Biasanya, tambah dr Andri, yang menggunakan sabu tidak mengeluh lelah, tetap semangat meski tidak tidur, bahkan bisa fokus lama-lama. Ini mirip dengan stimulan lain seperti kokain

Hal ini sejalan dengan pengakuan Ridho pada pihak berwajib, di mana dirinya menggunakan sabu akibat beban kerja. Dengan tidak cepat mengantuk, maka Ridho akan bisa menyelesaikan pekerjaannya. Sayangnya, penggunaan sabu secara rutin akan menimbulkan ketergantungan yang sulit dilepaskan.

"Kalau orang itu bekerja terus-terusan dan kelelahan, bisa saja dia merasa membutuhkan stimulansia untuk bisa lebih fokus dan tidak merasa capai," tambah dr Andri.

Perlu diketahui juga, pada orang yang sekali-kali pakai sabu, tetap ada efek negatif yang dirasakan. Seturut pengalaman dr Andri, beberapa kali dirinya menemukan pasien yang mengalami gangguan kecemasan dan depresi akibat riwayat pemakaian sabu di masa lalu.

"Pesan saya adalah jangan bermain-main dengan otak kita. Memberikan tambahan zat di sistem susunan saraf pusat kita secara sengaja untuk memanipulasinya akan menimbulkan masalah di otak. Biarkan otak kita bekerja secara wajar," pesan dr Andri

Sumber:  DetikHealt




 
Berita Lainnya :
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    02 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    03 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    04 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    05 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    06 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    07 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    08 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    09 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    10 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    11 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    12 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    13 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    14 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    16 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    17 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    18 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    19 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    20 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    21 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    22 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat