Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Akibat Banjir, 267 Warga di Riau Terjangkit Penyakit
Jumat, 10 Maret 2017 - 16:20:12 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau sejak awal Maret, berdapak pada kesehatan masyarakat.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat, sebanyak 267 warga pada tiga kabupaten di Provinsi Riau dari lima yang terdampak banjir mulai terjangkit berbagai penyakit.

"Mereka warga terdampak banjir di Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan dan Kampar," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Jumat (10/3/2017).

Mimi mengemukakan, penyakit yang menyerang 267 warga tersebut akibat banjir yang merendam beberapa wilayah Riau sejak awal Maret lalu. "Data yang terhimpun sejak 3-9 Maret baru tiga kabupaten yang melaporkan, Itu diperoleh dari beberapa pos kesehatan yang didirikan di wilayah banjir," katanya.

Menurut Mimi, jenis penyakit yang biasa muncul pascabanjir seperti kulit, diare, Infeksi Saruran Pernafasan Atas (ISPA) dan sebagainya yang bisa saja kambuh dan diperparah akibat kondisi alam.

Seperti yang menimpa tiga kabupaten di Riau terdampak banjir, terbanyak adalah ISPA termasuk demam dan batuk kemudian penyakit gatal-gatal. "Ada 84 warga di tiga wilayah terdampak banjir tersebut yang kena penyakit ISPA," katanya.

Selain itu ada penyakit gatal-gatal mencapai 60 orang, rematik arthitis 67 orang dan diare sekitar 30, sisanya tercatat berbagai penyakit lain yang timbul seperti ulu hati, persendian dan sebagainya.

Pihaknya melalui Dinas Kesehatan kabupaten terdampak banjir sudah melakukan pengobatan. Untuk warga yang terserang berbagai penyakit ini tindakan yang sudah dilakukan menyediakan pengobatan gratis di setiap pos kesehatan yang sudah didirikan di posko banjir setempat. "Sejauh ini semua pelayanan pengobatan dan pemeriksaan masih bisa ditangani oleh Diskes setempat," katanya.

Termasuk kebutuhan obat-obatan, dia menambahkan, masih cukup menggunakan stok dimiliki Puskesmas dan Diskes setempat. "Sejauh ini belum ada permintaan obat-obatan ke kami Provinsi Riau," katanya.

Namun demikian jika nanti ada permintaan obat-obatan karena kekurangan, Diskes Riau siap membantu. "Jenis obat yang kami siapkan adalah untuk pelayanan kesehatan dasar," katanya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat ada lima kabupaten di Riau terkena banjir, yakni Kampar, Inhu, Rokan Hulu, Pelalawan dan Kuansing. (has,Ant)



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat