Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Serahkan SPPT PBB-P2 Tahun 2017
Bupati Minta Masyarakat Tunjukkan Kesadaran Bayar Pajak
Kamis, 09 Maret 2017 - 19:33:36 WIB

SULUHRIAU- Selatpanjang, Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si melakukan Launching dan Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2017 sekaligus penandatanganan komitmen bersama Se-Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah melalui Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) itu dipusatkan di Aula Afifa Sport Selatpanjang, Kamis (9/3/2017).

Hadir dalam acara itu Bupati Meranti H. Irwan M.Si, Ketua DPRD Meranti, Plt. Sekdakab. Meranti Julian Norwis SE MM, Kajari Selatpanjang, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Dandim, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah Drs. Bambang Supriyanto, Kepala Badan/Dinas, Camat dan Kades Se-Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sesuai dengan tema yang diusung "Pajak Menyatukan Hati, Membangun Meranti" Bupati Meranti H. Irwan M.Si menekankan pentingnya pajak bagi pembangunan daerah, apalagi ditengah krisis ekonomi Nasional yang turut berdampak pada berkurangnya APBD Meranti Tahun 2017 ini.

Ia meminta warga menunjukkan kesadaran untuk membayar pajak untuk kesejahteraan masyarakat juga.

Sebelumnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Meranti mencapai 1.6 Triliun Rupiah, namun akibat jatuhnya harga minyak dunia dan harga komoditas pertanian menyebabkan penerimaan DBH Migas berkurang sehingga APBD Meranti turun menjadi 1.2 Triliun Rupiah. "Jika melihat kondisi saat ini kemungkinan akan mengalami penurunan lagi," jelas Bupati.

Agar pembangunandi Kabupaten Meranti tetap berjalan sesuai dengan harapan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan. Salah satu pendorongnya adalah mendongkrak penerimaan PAD, salah satunya melalui Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Dijelaskan Bupati hingga saat ini partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih sangat kecil, dari data yang diperolehnya untuk tahun 2016 dari 47 Ribu Surat Peberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang disebar kepada wajib pajak hanya mampu menghasilkan 1.4 Miliar Rupiah saja.

Padahal jumlah pajak yang harus dibayarkan pemilik tanah pertahun untuk satu rumah tangga menurut Bupati tidaklah mahal, yakni hanya 30 ribu rupiah/tahun. Dana inilah nantinya yang menjadi salah satu pendorong pembangunan infrastruktur publik sebaik-baiknya.

"Membangun seluruh Selatpanjang dan Desa-Desa membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi dengan kondisi alam Meranti yang jauh lebih berat dibanding Kabupaten lainnya," jelas Bupati.

Dicontohkan Bupati, untuk membeli rokok saja masyarakat rela merogoh kocek 30-40 ribu/perhari (2 bungkus), lantas kenapa membayar PBB-P2 yang hanya 30 ribu/tahun begitu sulit. "Membayar pajak itukan untuk membangun Infrastruktur daerah, untuk kenyamanan kita semua mengapa begitu pelit," ucap Bupati.

Untuk itu Bupati berharap peran aktif Camat, Lurah dan Kades untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar semua sadar arti pentingnya pajak bagi pembangunan daerah. "Saya melihat potensi ini potensi PBB-P2 ini masih sangat besar, saya harap peran Camat, Lurah, Kades untuk memperluas sosialisasi kepada masyarakat," Harap Bupati.

Dalam rangka memotivasi Bupati juga berjanji akan memberikan reward kepada Camat, Lurah dan Kades yang berhasil meningkatkan penerimaan PBB-P2 diwilayahnya masing-masing, yakni Umroh Gratis untuk 3 orang/Kecamatan. Adapun yang berhak meraih Umroh gratis ini harus memenuhi kriteria sebagai berikut. 1. Untuk Lurah realisasi capaian tertinggi dibanding kelurahan lainnya. 2. Kades yang berhasil meningkatkan persentase penerimaan PBB-P2 dari penerimaan sebelumnya. 3. Untuk Camat yang paling tinggi capaian ketiganya. "Jadi bagi Kades yang saat ini penerimaan PBB P-2 nya masih rendah, berpeluang besar memperoleh Umroh karena tak sulit meningkatkan persentase penerimaanya," ucap Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyinggung oknum masyarakat yang acap kali tidak jujur dalam mengakui harga sebenar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)-nya, dicontohkan saat transaksi tanah atau roko yang berada di jalan protokol Imam Bonjol yang harga permeter tanahnya bisa mencapai 1 juta/meter. "Harga yang dilaporkan hanya 300-500 Juta, padahal kita tahu harga penjualan busa mencapai 1-2 Miliar," ungkap Bupati seraya berharap masyarakat dapat lebih jujur.

Bupati juga meminta instansi terkait dalam hal ini Badan Pengelola Pajak dan Restibusi Daerah, untuk mencari dan memanfaatkan semaksimal mungkin sektor-sektor penerimaan yang selama ini tertidur. "Kedepan saya minta sektor-sektor penerimaan yang selama ini tertidur dapat dimaksimalkan," pinta Bupati.

Akhir kata Bupati juga menghimbau pejabat terkait jangan lagi melakukan pungli dan mempersulit investor dalam mengurus perizinan, Bupati meminta pengusaha harus dilayani dengan sebaik-baiknya agar nantinya dapat memberikan kontribusi pada pendatan asli daerah (PAD).
"Pejabat jangan sampai mempersulit pengusaha, jangan lagi lakukan Pungli, jadikan pengusaha seperti Ayam yang bertelur Emas, telurnya diambil ayam dipelihara sebaik-baiknya agar terus bisa menghasilkan telur," ujar Bupati mengibaratkan. (raf)





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat