2017, Meranti Dapat Kuota Raskin 25 Ton, Wabup: Tolong Berasnya Berkualitas
Selasa, 07 Maret 2017 - 15:55:30 WIB
SULUHRIAU, Selatpanjang, Kabupaten Meranti pada tahun 2017 ini dapat kuota beras untuk warga miskin (raskin) atau kini pra sejahtera sebesar sebanyak 25 ton.
Jumlah ini, lebih meningkat dari tahun 2016 yang hanya berkisar 23 ton. Hal itu dijelaskan Kabag Ekonomi Pemkab Meranti, Agusyanto Rapat Koordinasi (Rakor) dan sosialisasi pendistribusian Beras Sejahtera (Rastra) kerumah tangga sasaran (RTs) Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa, (7/3/2017) yang dibuka Wakib Bupati Meranti Said Hasyim.
Menurut Agus, kenaikan kuota ini, karena terjadinya penambahan rumah tangga sasaran (RTS) bedasarkan pendataan BPS Riau tahun yang lalu. Dan setiap RTS akan dijatahi sebanyak 15 Kg/Bulan.
Dalam pembukaan rakor raskin, Said Hasyim meminta penyaluran rasta tepat sasaran dan berasnya berkualitas.
Said menambahkan, penyaluran raskin masih tetap memunculkan rasa ketidakpuasan dari RTS, baik dalam hal penjatahan maupun kwalitas Rastra itu sendiri.
Untuk itu ia menekankan kepada pihak-pihak terkait yang diberikan amanah dapat menunaikan tugas dengan baik. "Saya berharap tiap tahun ada perbaikan, jangan sampai keluar bahasa tidak adil dari masyarakat," ujarnya.
Wakil Bupati tidak ingin ada masyarakat yang berhak meraih Rastra ternyata tidak dapat, sebaliknya yang harus nya tidak mendapat Rastra tetapi mendapatkannya.
Diakui Wabup, implementasi dilapangan memang tidak semulus teory diperlukan kebijaksanaan dari pejabat bersangkutan khususnya Kepala Desa (Kades) yang diberikan amanah untuk menyalurkan. Dan tak jarang dengan alasan menghidari konflik Kades terpaksa membagi rata jatah Rasta, namun secara aturan kebijakan itu adalah salah karena antara yang berhak dan tidak sama-sama dapat. "Kedepan penyaluran harus tepat sasaran, harus sesuai fakta kondisi real dilapangan," harapnya.
Diakuinya lagi, dalam penyaluran Rasta ada yang puas dan ada yang tidak puas, dalam penyaluran bantuan hal itu sulit dielakan karena yang namanya bantuan berhubungan dengan jatah dan pendataan. Namun bagi masyarakat yang tidak puas Wabup menyarankan mengambil langkah sesuai dengan jalurnya yakni diputuskan melalui musyawarah desa.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyinggung soal pembayaran Rasta kepihak Bulog, hal itu dinilai penting karena akan mempengaruhi terlambat tidaknya penyaluran Rasta dari Bulog. "Saya harap demi lancarnya penyakuran Raskin pembayaran jangan sampai terlambat," ucap Wabup.
Didepan pihak Bulog dan Dinas Sosial Pemerintan Provinsi Riau, diakui Wabup sejauh ini penyaluran Raskin di Kabupaten Meranti sudah baik, agar kedepan tetap berjalan baik Wabup juga mengharapkan pihak Bulog dapat menyalurkan Ratra tepat waktu dan yang tak kalah penting beras yang diberikan berkwalitas baik. "Sejauh ini penyaluran Raskin sudah baik,mkami harapkan penyaluran Rastra dari Bulog juga tepat waktu dan kwalitasnya juga baik," ujar Wabup agar masyarakat yang menikmati juga merasa puas.
"Kita harapkan beras yang didistribusikan untuk masyarakat Kabupaten Meranti adalah beras yang baik," katanya.
Turut hadir dalam acara Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti itu Kepala Bidang Penanganan Farkir Miskin Dinas Sosial Provinsi Riau, Kepala Bagian Ekonomi Setdakab. Meranti Drs. Agusyanto M.Si, Asisten II Setdakab. Meranti H. Anwar Zainal, Kepala Bulog Bengkalis, Camat dan Kades Se-Kabupaten Meranti. (raf)
Komentar Anda :