5 Pintu Air PLTA Koto Panjang Dibuka, 80 Desa di Kampar Siaga Banjir
Jumat, 03 Maret 2017 - 18:03:31 WIB
SULUHRIAU, Kampar- PLTA Koto Panjang akhirnya membuka lima pintu air sebagai langkah darurat. Dampaknya, 80 desa dan keluarahan di Kabupaten Kampar dinyatakan siaga banjir.
SULUHRIAU, Pekanbaru- Lima pintu air PLTA Koto Panjang sudah dibuka. Dampaknya, 80 desa dan keluarahan di Kabupaten Kampar dinyatakan siaga banjir.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi ketinggian air atau elevasi. Walaupun saat ini masih 80,90 MDPL atau masih belum sampai ambas bantas toleransi yakni 80,2 BDPL.
"Elevasinya belum sampai batas toleransi, tapi karena untuk mengurangi beban banjir di hulu, kita terpaksa lakukan pembukaan lima pintu air PLTA Koto Panjang," tutur Manager SDM dan Umum PLN WRKR, Dwi Suryo Abdullah dilansir riauterkini.com Jumat, (3/3/2017).
Untuk mengantisipasi dampak dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang, Dwi memastikan kalau PLN telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sejak beberapa hari yang lalu. Tujuannya, agar masyarakat di hilir PLTA waspada akan kemungkinan banjir.
Hal itu dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Santoso. Dikatakan Sansotoso, karena informasi rencana pembukaan pintu air PLTA Koto Panjang sudah disampaikan jauh hari, maka sudah dilakukan langkah-langkah antisipasi terhadak kemungkinan terjadi banjir di kawasan hilir PLTA.
Menurut Santoso, ada 75 desa dan 5 kelurahan di kawasan hilir PLTA Koto Panjang yang biasanya terdampak banjir akibat dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang.
"Masyarakat di 75 desa dan 5 kelurahan sudah sejak beberapa hari lalu diminta waspada. Pengumuman terus dilakukan, termasuk tadi lewat masjid saat Shalat Jumat," katanya.
Sementara itu, di wilayah Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) banjir menggenangi Jalan Sumbar-Riau, bahkan terjadi lonsor. (sr,rtc)
Komentar Anda :