Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Waduk PLTA Penuh, Warga di Pinggir Sungai Kampar Diminta Waspada
Kamis, 02 Maret 2017 - 08:39:42 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Pekanbaru - Masyarakat Kampar diminta untuk tidak berada di pinggiran Sungai Kampar. Pasalnya air waduk di PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau akan dilepas karena tingginya permukaan air akibat curah hujan.

Demikian disampaikan Manager SDM dan Umum PLN Wilayah Riau-Kepri, Dwi Suryo Abdullah dilansir detikcom, Kamis (2/3/2017).

Dwi menjelaskan, informasi pihak PLTA Koto Panjang, pada hari ini pukul 05.00 WIB, tinggi elevasi air waduk di angka 79.94 mdpl. Tercatat outflow air 350.96m3/s sedangkan inflow air 716.36 m3/s.

"Dengan inflow air lebih besar dibanding outflownya, maka potensi tinggi muka air waduk akan naik. Apabila mencapai elevasi 82,5 mdpl maka sesuai prosedur akan dilakukan pembukaan pintu air waduk," kata Dwi.

Dwi mengatakan, pembukaan pintu air terpaksa dilakukan agar tidak mengakibatkan sisi banjir di bagian hulu serta menjaga agar bendungan tidak mengalami kerusakan.

"Kami mengimbau agar masyarakat di bagian hilir waduk saat ini untuk tidak berada di pinggiran Sungai Kampar," kata Dwi.

Peringatan dini ini dilakukan karena bisa jadi bila hujan masih turun dan air waduk mendekati ambang batas elevasi, maka pintu waduk akan dibuka.

"Guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, sebaiknya menghindari lokasi pinggir Sungai Kampar," kata Dwi.

Sekadar informasi, saat ini 3 pembangkit PLTAKoto Panjang berjalan normal dan menghasilkan 115 MW. Ini karena musim penghujan yang membuat kebutuhan air di waduk berjalan normal malah melebihi ambang batas
Pinggiran Sungai Kampar di Bangkinang.

Namun, apabila musim kemarau, air waduk ini sering surut dan sampai tiga turbin tidak berfungsi. Minimnya air saat musim kemarau di waduk tersebut, tidak lain akibat rusaknya wilayah resapan air di bagian hulu waduk baik di bagian wilayah Riau maupun di Sumatera Barat. Wilayah resapan air di Riau banyak yang sudah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Itulah faktanya, sehingga air waduk PLTA Koto Panjang tidak normal.  (dtc)




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat