Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Korut Tuduh Ada Persekongkolan, Malaysia: Itu Sangat Menghina
Selasa, 21 Februari 2017 - 07:26:01 WIB
lustrasi: Ri Jong-Chol, salah satu tersangka pelaku pembunuhan Kim Jong-Nam, Saat Digelandang Polisi Malaysia (Foto: Park Jung-ho/News1 via REUTERS)

SULUHRIAU, Putrajaya - Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Sri Anifah Haji Aman menyikapi serius tuduhan Duta Besar Korea Utara Kang Chol. Malaysia dituduh Kang Chol telah bersekongkol dengan kekuatan-kekuatan musuh. Tuduhan itu dirasa Malaysia sangat menghina negaranya.

"Pernyataan yang bertentangan (dengan Malaysia, red) adalah sangat menghina Malaysia, sebagaimana pernyataan bahwa Malaysia menjalin kolusi dengan pemerintah luar negeri lainnya," kata Anifah dalam keterangan persnya, sebagaimana diunggah lewat akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri Malaysia, @MalaysiaMFA, dilansir detikcom, Selasa (21/2/2017).

Dia menjelaskan Kang Chol merilis keterangan pada 20 Februari berisi serentetan tuduhan. Tuduhan itu terkait investigasi yang dilakukan Malaysia terhadap tewasnya kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, yakni Kim Jong-Nam, pada 13 Februari 2017 lalu.

"Tuduhan-tuduhan itu adalah delusi (khayal, red), bohong, dan setengah benar, adalah dasar dari kesimpulan Duta Besar yang menyatakan 'bisa jadi ada tangan orang lain di balik investigasi', dan 'investigasi polisi Malaysia tidak mengklarifikasi penyebab kematian dan mencari terduga pelaku, namun untuk tujuan politis'," kata Anifah.

Saat Anifah menemui Kang Chol, Deputi Sekretaris Jenderal untuk Hubungan Bilateral telah menegaskan bahwa investigasi polisi telah dilakukan secara imparsial tanpa rasa takut. Investigasi juga dilakukan seturut hukum Malaysia.

"Di setiap bangsa yang berbudaya, ada norma untuk setiap kasus sebagaimana seperti yang diinvestigasi secara komprehensif ini. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Publik juga punya hak untuk tahu," kata Anifah.

Semua kedutaan besar juga lazim untuk bekerjasama dengan pemerintahan negara tuan rumah. Tujuannya untuk meyakinkan bahwa investigasi berjalan baik. "Dan bukan untuk meragukan kredibiltas investigasi," tandas Anifah dalam keterangan tertanggal 20 Februari 2017 ini.

Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat