Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Bea Cukai: 36 KTP Palsu Dikirim dari Kamboja ke Sosok Bernama Leo
Jumat, 10 Februari 2017 - 17:33:03 WIB

SULUHRIAU, Jakarta - Petugas Bea dan Cukai berhasil mengungkap adanya pengiriman 36 KTP palsu dari Kamboja. Pihak penerima diketahui bernama Leo.

Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi memastikan, KTP palsu yang dikirim dengan jasa ekspedisi dari Kamboja melalui Bandara Soekarno-Hatta hanya berjumlah 36 buah. KTP palsu tersebut dimasukkan dalam kotak kecil. Di paket juga ditemukan 32 NPWP, 1 ATM, dan buku tabungan.

"Tentunya kita mesti harus melakukan penelitian yang mendalam. Di dalam dokumen diberitahukan (isinya) sebagai ID Card," ungkap Heru saat konferensi pers di Kantor Bea Cukai, Jalan A Yani, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/2/2017).

Penemuan KTP palsu ini sebenarnya terjadi pada Jumat (3/2). Namun Bea Cukai baru merilisnya sebab menurut Heru pihaknya perlu melakukan penelitian awal untuk memastikan apakah KTP ini benar-benar palsu.

"Sebagai petugas Bea Cukai kita harus melihat masalah ini secara mendalam. Apakah ini impor sesuai atau berbeda. Apa ini ada unsur pelanggaran atau tidak," jelasnya.

"Kami secara bersama-sama Dukcapil, Bea Cukai, Pajak, Polri, melakukan pendalaman. Kami menganalisa dan menduga bahwa impor ini ditujukan untuk kepentingan melakukan kejahatan ekonomi," lanjut Heru.

Kejahatan ekonomi yang dimaksud bisa berupa cyber crime, pencucian uang, prostitusi atau judi online. Selain itu bisa juga kejahatan lain yang memerlukan rekening untuk tempat penampungan uang.

"Demikian KTP ini berkorelasi dengan NPWP karena tentunya dengan data yang disamakan mereka bisa membuka rekening di bank. Dari rekening itulah mereka akan melakukan kejahatan perbankan, cyber crime, prostitusi, judi online, narkotika," papar dia.

Pihak Bea Cukai juga mengaku berkoordinasi dengan Polri dan PPATK. Hal tersebut menyangkut soal motif atau modus dari impor KTP palsu, serta kemungkinan transaksi keuangan yang akan dilakukan oleh pelaku.

Bea Cukai: 36 KTP Palsu Dikirim dari Kamboja ke Sosok Bernama LeoFoto: Hasan Alhabshy
"Ini masih dilakukan pendalaman, yang jelas data KTP ini adalah palsu, NPWP ini adalah palsu," kata Heru.

Penemuan 36 KTP liar ini sempat menimbulkan berbagai isu liar terutama terkait Pilkada jelang hari pencoblosan. Namun Heru menegaskan, sejauh ini pihaknya hanya menemukan paket berisi KTP dan NPWP palsu tersebut diprediksi untuk kejahatan berkaitan dengan ekonomi.

"Kami tidak bisa menyimpulkan ini terkait dengan lainnya, yang jelas masih kita dalami, yang jelas ini dikirim melalui paket dengan bungkusan sebesar ini," tuturnya sambil menunjukkan kotak paket yang datang dari Kamboja.

Heru mengungkap nama pengirim dan penerima paket tersebut, namun tidak memberi informasi detil soal identitas keduanya. Ia pun juga menyebut, dari 36 KTP palsu itu, tidak semuanya bertuliskan alamat Jakarta.

"Ditujukan, sesuai dengan dokumen kepada saudara Leo. Pengirimnya adalah (dari) Kamboja, namanya Robbin. (Alamat di 36 KTP palsu) ada yang di Jakarta, ada yang diluar Jakarta. Ini adalah peristiwa pertama yang dilakukan investigasi oleh Bea Cukai," pungkas Heru.

Sumber: detik.com



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat