Rabu, 30 September 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Bea Cukai: 36 KTP Palsu Dikirim dari Kamboja ke Sosok Bernama Leo
Jumat, 10 Februari 2017 - 17:33:03 WIB

SULUHRIAU, Jakarta - Petugas Bea dan Cukai berhasil mengungkap adanya pengiriman 36 KTP palsu dari Kamboja. Pihak penerima diketahui bernama Leo.

Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi memastikan, KTP palsu yang dikirim dengan jasa ekspedisi dari Kamboja melalui Bandara Soekarno-Hatta hanya berjumlah 36 buah. KTP palsu tersebut dimasukkan dalam kotak kecil. Di paket juga ditemukan 32 NPWP, 1 ATM, dan buku tabungan.

"Tentunya kita mesti harus melakukan penelitian yang mendalam. Di dalam dokumen diberitahukan (isinya) sebagai ID Card," ungkap Heru saat konferensi pers di Kantor Bea Cukai, Jalan A Yani, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/2/2017).

Penemuan KTP palsu ini sebenarnya terjadi pada Jumat (3/2). Namun Bea Cukai baru merilisnya sebab menurut Heru pihaknya perlu melakukan penelitian awal untuk memastikan apakah KTP ini benar-benar palsu.

"Sebagai petugas Bea Cukai kita harus melihat masalah ini secara mendalam. Apakah ini impor sesuai atau berbeda. Apa ini ada unsur pelanggaran atau tidak," jelasnya.

"Kami secara bersama-sama Dukcapil, Bea Cukai, Pajak, Polri, melakukan pendalaman. Kami menganalisa dan menduga bahwa impor ini ditujukan untuk kepentingan melakukan kejahatan ekonomi," lanjut Heru.

Kejahatan ekonomi yang dimaksud bisa berupa cyber crime, pencucian uang, prostitusi atau judi online. Selain itu bisa juga kejahatan lain yang memerlukan rekening untuk tempat penampungan uang.

"Demikian KTP ini berkorelasi dengan NPWP karena tentunya dengan data yang disamakan mereka bisa membuka rekening di bank. Dari rekening itulah mereka akan melakukan kejahatan perbankan, cyber crime, prostitusi, judi online, narkotika," papar dia.

Pihak Bea Cukai juga mengaku berkoordinasi dengan Polri dan PPATK. Hal tersebut menyangkut soal motif atau modus dari impor KTP palsu, serta kemungkinan transaksi keuangan yang akan dilakukan oleh pelaku.

Bea Cukai: 36 KTP Palsu Dikirim dari Kamboja ke Sosok Bernama LeoFoto: Hasan Alhabshy
"Ini masih dilakukan pendalaman, yang jelas data KTP ini adalah palsu, NPWP ini adalah palsu," kata Heru.

Penemuan 36 KTP liar ini sempat menimbulkan berbagai isu liar terutama terkait Pilkada jelang hari pencoblosan. Namun Heru menegaskan, sejauh ini pihaknya hanya menemukan paket berisi KTP dan NPWP palsu tersebut diprediksi untuk kejahatan berkaitan dengan ekonomi.

"Kami tidak bisa menyimpulkan ini terkait dengan lainnya, yang jelas masih kita dalami, yang jelas ini dikirim melalui paket dengan bungkusan sebesar ini," tuturnya sambil menunjukkan kotak paket yang datang dari Kamboja.

Heru mengungkap nama pengirim dan penerima paket tersebut, namun tidak memberi informasi detil soal identitas keduanya. Ia pun juga menyebut, dari 36 KTP palsu itu, tidak semuanya bertuliskan alamat Jakarta.

"Ditujukan, sesuai dengan dokumen kepada saudara Leo. Pengirimnya adalah (dari) Kamboja, namanya Robbin. (Alamat di 36 KTP palsu) ada yang di Jakarta, ada yang diluar Jakarta. Ini adalah peristiwa pertama yang dilakukan investigasi oleh Bea Cukai," pungkas Heru.

Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat