Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Duterte Kirim Polisi Korup ke Markas Abu Sayyaf
Rabu, 08 Februari 2017 - 16:08:09 WIB

SULUHRIAU, Manila- Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengirim polisi korup dan terlibat kejahatan berat lainnya  ke sejumlah tempat yang menjadi  basis kekuataan kelompok milisi Abu Sayyaf. Mereka di sana ditugaskan selama dua tahun untuk memberangus Abu Sayyaf.

Presiden Duterte mempersilakan mereka pulang setelah masa tugas berakhir. Namun, jika mereka tewas saat bertugas, maka jasadnya akan dikubur di tempat tugas.

Kebijakan terbaru Duterte ini sebagai hukuman terhadap polisi korup.

"Kamu semua egois, b*^*@ dan anak *@****. Saya akan kirim kamu ke Basilan selama dua tahun. Jika kamu masih hidup kamu bisa pulang ke sini tetapi jika tewas, kamu akan dikubur di sana dan polisi tidak akan mengeluarkan uang untuk membawa mayat kamu pulang, " kata Duterte di hadapan 400 polisi  di depan istana presiden, Selasa, 7 Februari 2017.

Sebanyak 400 polisi yang hadir di istana presiden, dilasir Tempo.co mengutip Inquirer, terlibat berbagai kejahatan. Mereka diberi waktu 15 hari untuk mempersiapkan diri berangkat ke basis-basis Abu Sayyaf di Basilan, Tawi-Tawi dan Sulu untuk berperang memberangus milisi itu.

Bagi polisi yang menolak diberangkatkan, Duterte mempersilakan mereka keluar dari kepolisian. Mereka diminta menjauhi kegiatan kriminal. "Carilah kehidupan yang bersih," ujarnya.

Satu batalyon ditugaskan untuk memantau pergerakan polisi-polisi yang mundur dari kepolisiam.

"Saya memerintahkan satu batalyon untuk memantau pergerakan kamu karena sudah menjadi pengalaman menyedihkan ketika penjahat paling kejam di negara ini adalah mantan polisi atau tentara," kata Duterte.

Amarah Duterte kepada polisi mencapai puncaknya ketika ia menerima laporan keterlibatan polisi menculik dan membunuh seorang pengusaha Korea Selatan untuk mendapatkan uang.

Jika di awal pemerintahan Duterte sepenuhnya percaya pada polisi, maka sekarang Duterte berencana menggandeng tentara Filipina untuk melanjutkan operasi pemberangusan perdagangan narkoba.

Sumber: Tempo.co{Inquirer|The National|Yon dema}|CNN Indonesia




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat