Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Tahan Begadang Bisa Jadi Petunjuk Kepintaran
Minggu, 29 Januari 2017 - 18:46:38 WIB

SULUHRIAU- Di saat tugas dan pekerjaan menumpuk, ada kalanya kita dipaksa untuk begadang. Tetapi tak semua orang mampu melakukannya. Di sisi lain, ada orang-orang yang bisa tahan melek sampai tengah malam tanpa harus memaksakan diri.

Menurut penelitian terbaru, kemampuan untuk begadang seperti ini hanya dimiliki oleh mereka yang berintelijensi tinggi. Peneliti juga menegaskan, mereka yang tahan begadang biasanya lebih pintar daripada yang tidak.

Menariknya ini juga berlaku untuk anak-anak. Mereka yang bisa melek sampai malam juga cenderung tumbuh menjadi orang dewasa yang pandai.

Peneliti Satoshi Kanazawa dan Kaja Perina mengatakan ini ada kaitannya dengan proses evolusi manusia. Mereka yang tahan melek sampai malam dianggap lebih mampu beradaptasi dengan perubahan evolusioner yang terjadi, yaitu kebiasaan begadang.

Hal ini karena nenek moyang manusia umumnya berangkat tidur lebih cepat dan bangun tidur lebih awal. Namun dengan seiring berjalannya waktu, pola tidur manusia juga berubah menjadi lebih lambat. Oleh karena itu mereka yang bisa beradaptasi dengan perubahan itu dianggap memiliki inteligensia tinggi.

"Korelasi kedua, bila kita mau mendengarkan kebutuhan tubuh dan tidak memaksakan diri untuk mengikuti apa mau alarm, kita juga cenderung mengejar impian kita dan menemukan solusi dari tiap masalah yang kita hadapi. Inilah yang membuat kita lebih kreatif, mandiri tetapi juga lebih ceria," kata peneliti seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (29/1/2017).

Studi lain juga menyebut mereka yang tahan begadang cenderung lebih kaya. Dari hasil pengamatan yang dilakukan peneliti University of Madrid terhadap 1.000-an remaja ditemukan, mereka yang memilih tidur lebih lama menunjukkan tingkat kepintaran yang dikaitkan dengan pekerjaan yang prestisius dan pendapatan yang lebih tinggi.

Namun perlu diingat bahwa tidur terlalu lama sama berisikonya dengan kurang tidur. Penelitian menyebut, orang yang tidur selama 12 jam atau lebih berisiko tinggi untuk meninggal lebih cepat, salah satunya karena penyakit jantung.

Selain itu, bukan berarti mereka yang suka bangun lebih pagi tidak merasakan keuntungan apapun. Berbagai penelitian mengatakan, orang yang rajin bangun pagi biasanya mendapatkan nilai ujian yang lebih bagus ketimbang yang suka begadang. (detikhealth)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat