Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Ribuan Warga Terlibat Perang Air Imlek 2568 di Meranti
Sabtu, 28 Januari 2017 - 19:55:57 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Festival Perang Air (Cian Cui) di Kabuaten Meranti dimulai, tradisi tahunan dalam rangka perayaan Imlek 2568 tahun 2017.

Konon perang air Imlek ini hanya ada di Meranti dan negara Thailand itu. Tahun ini dibukan  oleh Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat bersama Plt Kadis Pariwisata Kabupaten Meranti H. Ismail dan Kadis Perhubungan Meranti Drs. Hendra Putra, Wakapolres Meranti Kompol. Wawan, di Jalan Kartini, Selatpanjang, Sabtu sore (28/1/2017).

Dengan dimulainyan estival Cian Cui, maka ribuan warga di Kota Selatpanjang, Kabupaten Meranti siap perang air. Kegiatan ini bukan saja diikuti oleh warga Tiong Hoa yang ada di Selatpanjang, tetapi sejak beberapa tahun terakhir telah diikuti oleh wisatawan dari berbagai belahan dunia mulai dari negara tetangga Malaysia, Singapore, Thailand, Australia hingga dari negara Republik Rakyat China berkumpul di Kota Selatpanjang.

Perang air ini merupakan sebuah tradisi masyarakat Tionghoa yang sudah lama dikembangkan di Selatpanjang. Tradisi ini akan berlangsung selama 6 hari terhitung sejak Imlek hari pertama.

Perang air dimulai sore hari pukul 15.00 Wib hingga petang, mengambil rute mengelilingi 4 ruas jalan di Selatpanjang (Diponegoro, Kartini, Imambonjol, dan A Yani, red).
 
Ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara sengaja datang ke Selatpanjang hanya untuk menyaksikan dan ikut siram-siraman air yang sangat unik dan menarik ini. Dimana peserta yang dipersenjatai ember berisi air dan pistol air besar, bebas saling siram-siraman air dengan setiap orang yang menanti dipinggir jalan dan berpapasan.

Tak pandang usia, baik tua dan muda siap basah-basahan, hebatnya Etnis Tionghoa dan Melayu berbaur dalam suasana yang akrab.
 
Penyelenggaraan Festival Perang Air di Kota Sagu, Selatpanjang kali ini diprakasai oleh Pemkab Kepulauan Meranti bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau. 
 
"Sejak tiga tahun terakhir kita memprakarsai acara ini dan semakin baik dari tahun-ketahun, semoga dapat menarik para pelancong baik dari lokal maupun mancanegara," ujar H. Ismail

Festival Perang Air ini telah masuk dalam agenda wisata Provinsi Riau dan akan dimasukkan dalam data agenda Kementerian Pariwisata. Dia berharap kedepan dapat dipromosikan secraa Nasional sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia. (raf)



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat