Pengelolan Wakaf Belum Maksimal, Baznas Riau: Perlu Dikelola Secara Modern
Selasa, 24 Januari 2017 - 08:58:08 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Pengelolaan wakaf di era masyarakat ekonomi asean (MEA) perlu dilakukan secara modern mengikuti perkembangan zaman dan profesional secara produktif.
Ini diperlukan agar wakaf tidak melulu soal sosial, tapi wakaf harus produktif yang pada akhirnya membangun ekonomi umat untuk membangun peradaban.
Wakil Ketua III Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau, Muhammad Erwin mengungkapkan, pada prinsipnya pengelolaan wakaf Indonesia dengan Singapura, Malaysia dan di negara lain di asean berbeda.
"Namun pengelolaan wakaf di Singapura sudah modern dan tertata dengan baik, sementara di Indonesia masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari sosialisai dan edukasi kepada masyarakat hingga pengelolaannya," katanya.
Padahal potensi wakaf di indonesia sangat besar berupa uang dan harta non-bergerak, bahkan harta non bergerak jumlahnya jutaan hektar yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI), tapi pengelolaan masih jauh dari harapan seperti tanah yang diwakafkan secara legal juga belum dalam bentuk sertifikat, sehingga pengelolaan masih belum produktif.
Muhammad menambahkan, pengelolaan wakaf harus tercanggihkan, termodernkan dan lebih produktif, maka pengelola harus lebih mempersiapkan diri menghadapi sebuah fenomena yang ada apalagi mea atau tidak MEA, dari sisi manajemen, pengelolaan wakaf harus lebih baik. (slt)
Komentar Anda :