Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Cegah Karlahut, PT RAPP-Pemkab Meranti Jalin Kerjasama
Senin, 16 Januari 2017 - 20:34:28 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Pemerintah Kabupaten Meranti dan PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) bekerjasama dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut).

Penanggulangan Karlahut itu melalui Program Desa Bebas Api yang dilaksanakan oleh PT. RAPP yang melibatkan masyarakat dan didukung oleh Pemda Meranti melalui SKPD terkait.

Demikian hasil pertemuan antara managemen PT. RAPP dengan Pemda Meranti dalam hal ini Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim didampingi SKPD terkait dan Instansi Vertikal Polisi dan TNI. Yang berlangsung di Hotel Batiqa, Pekanbaru, Senin (16/1/2017).

Hadir dalam pertemuan itu, dari Pemda Meranti Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Drs. Irmansyah M.Si, Danramil Pulau Padang Capt. Syamsul, Kabag Ops Polres Meranti Raden Edy Saputra, Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Meranti Ramdan, Sekretaris BPBD Meranti Nurman, Kabag Humas Drs. Nasruni, Manager RAPP Syamsuria M. Hasyim, Sumardi Harahap Penangggung Jawab Operasional RAPP, Sailal Arimi Manager Program Fire Previlage, Wawan dan lainnya.

Seperti dijelaskan Penanggung Jawab Operasional PT. RAPP Sumardi, untuk masalah Karlahut PT. RAPP lebih fokus pada upaya pencegahan daripada penanggulangan, untuk itu PT. RAPP melalui Departemen Fire Previlage telah merancang program dengan alokasi dana yang memadai untuk menanggulangi Karlahut di Kabupaten Meranti. Dikatakan Sumardi di Kabupaten Meranti terdapat daerah operasional PT. RAPP oleh karena itu perusahaan memandang penting untuk turut menjaga agar Karlahut di Meranti tidak terjadi lagi. Untuk mewujudkannya, Sumardi, menegaskan pihaknya tidak bisa melakukan sendiri tetapi butuh dukungan Pemda dan yang tak kalah penting peran aktif dari masyarakat setempat.

Menyikapi penjelasan dari perwakilan PT. RAPP tersebut, Wakil Bupati H. Said Hasyim sangat mengapresiasi, ia berharap dengan kerjasama saling dukung itu, tercipta sinergitas dalam mengeliminir terjadinya Karlahut di negeri sagu.

Namun satu hal yang sangat ditekankan oleh Wabup, apa yang dilaksanakan jangan sampai mengabaikan kepentingan masyarakat, karena apapun yang dilakukan pada prinsipnya untuk mensejahterakan maayarakat bukan untuk mematukan masyarakat.

"Saya mengapresiasi pertemuan ini dalam rangka sinergitas, menanggulangi Karlahut, meski sulit namun dengan sinergitas ini Karlahut dapat di dieliminir. Pemda sendiri siap mengamankan apa yang telah menjadi program pemerintah dengan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat. Karena tujuan sebenarnya adalah untuk mensejahterakan masyarakan bukan mau mematikan," jelas Wabup.

Untuk itu, ia berharap sebelum Program itu dijalankan, perlu dirumuskan apa yang menjadi titik masalah termasuk tuntutan masyarakat, dengan mempertimbangkan rasionalitas kondisi real dilapangan. "Karena semua yang kita lakukan yang utama sekali adalah untuk masyarakat," ujar Wabup.

Program Desa Bebas Api yang akan dilakukan oleh PT. RAPP meliputi 1. Penghargaan bagi desa yang ridak terjadi Karlahut berupa dana sebesar 100 juta dalam bentuk infrastruktur, 2. Pemberdaya ketua tim Desa dimana perusahaan memberdayakan satu masyarakat sebagai ketua tim didesa yang membantu kepala desa dan Babinkamtibmas dalam menanggulangi Karlahut, 3. Membantu penyiapan lahan tanpa bakar dengan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan, 4. Peningkatan kesadaran masyaralat akan bahaya Karlahut melalui sosialisasi dan edukasi, 5. Pemantauan kwalitas udara guna pengembangan pusat data yang terintegrasi.

Setelah mendengarkan pemaparan dari pihak PT. RAPP tentang poin program yang akan dijalankan. Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim meminta kepada pihak perusahaan jangan hanya sebatas himbauan atau larangan tidak membakar lahan. Tetapi harus diiringi dengan memberikan solusi kepada masyarakat karena tanpa memberikan solusi kepada masyarakat program yang dijalankan tidak ada artinya. "Tanpa solusi program yang dijalankan adalah program yang konyol," ucapnya.

Sekedar informasi dari penjelasan pihak RAPP, penyebab kebakaran sebagian besar disebabkan oleh aktifitas membuka lahan untuk Agriculture, Insiden kelalaian seperti berburu dengan membuat api unggun, mencari madu menggunakan api dan membuang puntung rokok sembarangan. Dan waktu paling berpotensi terjadinya Karlahut ditahun 2017 adalah antara bulan Juli-Oktober karena curah hujan sangat sedikit sekali.

Untuk itu, PT. RAPP akan berupaya mengantisipasi terjadinya Karlahut dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan edukasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan yang salah satu penyebabnya adalah membuka lahan dengan cara membakar.

Terkait hal itu pula, dikatakan Wabup, pada dasarnya masyarakat juga tidak ingin terjadi kabakaran karena akan merasa tidak tenang, tapi kadang kala masyarakat lemah sering dikambing hitamkan. "Masyarakat membakar lahanya lalu ditangkap dan ini menimbulkan ketidaknyamanan, padahal mereka melakukan karena kebutuhan hidup, terpaksa membakar karena ada keyakinan masyarakat jika dibakar lahan akan subur, Ini yang perlu didudukan secara bijak, jika dilarang tolong berikan solusinya," harap Wabup.

Wabup juga berharap PT. RAPP dapat menganggarkan biaya untuk membangun dan memberdayakan ekonomi masyarakat, Pemda Meranti sendiri akan melakukannya melalui dinas terkait.

"Meranti memilki potensi luar biasa namun tidak termanfaatkan, disitulah peran perusahaan hadir untuk membantu masyarakat, RAPP punya ahli perkebunan dan



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat