Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Bupati Resmikan RKB Jauh SMA I Rangsang di Desa Penyagun
Jumat, 13 Januari 2017 - 15:23:57 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si meresmikan secara simbolis penggunaan ruang kelas baru (RKB) Jauh SMA I Rangsang di Desa Penyagun.

Peresmian itu dilakukan disela kegiatan Monitoring dan Evaluasi Proyek Pembangunan di Kecamatan Rangsang, Kamis (12/1/2017).

Apa yang dinanti-nantikan wali murid dan siswa SMU di Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang    untuk dapat memanfaatkan ruang kelas Lokal Jauh SMU I Rangsang yang representatif telah terwujud, hal itu seiring telah diresmikannya penggunaan Lokal Jauh SMU I Rangsang di Desa Penyagun oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si.

Sejak 3 tahun lalu, demi memudahkan proses belajar mengajar bagi siswa SMA di Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang, masyarakat setempat secara swadaya membangun Lokal Jauh SMA I Rangsang. Namun karena keterbatasan anggaran pembangunan ruang belajar hanya berdindingkan papan dan atap rumbia, tanpa labor, majelis guru dan WC.

Selama itu pula pelajar SMA di Desa Penyagun terpaksa harus belajar diruang kelas yang sangat memprihatinkan, ruang kelas tak ubahnya seperti ruang kelas yang terdapat di Film layar lebar Laskar Pelangi. Meski begitu semangat masyarakat khususnya siswa untuk belajar sangat tinggi sehingga mendapat perhatian serius dari Pemda Meranti melalui Dinas Pendidikan.

Selanjutnya mengusulkan bantuan ke Pemerintah Provinsi untuk pembangunan Lokal Jauh SMA I Rangsang yang lebih representatif, akhirnya ditahun 2016 dana Provinsipun turun dan ruang kelas dikerjakan dengan dana Bantuan Keuangan Provinsi Riau sebesar 725 Jt. Awal tahun 2017 proyek tuntas dan ruang kelas siap digunakan.

Meski sudah memiliki ruang belajar yang representatif namun Bupati menilai sekolah itu masih belum memadai, kedepan untuk melengkapi fasilitas selayaknya sekolah tingkat SMA, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si meminta Kepala Sekolah, Makmur, untuk sesegera mungkin mengusulkan untuk pembangunan ruang majelis guru, Labor dan WC. "Saya minta kepala sekolah segera usulkan pembangunan majelis guru, Labor dan WC, mudah-mudahan bisa diakomodir dalam APBD-P jika tidak dapat direalisasikan pasa 2018," ujar Bupati.

Dengan diresmikannya ruang belajat kelas jauh SMU I Rangsang tersebut, Bupati berharap kualitas sumber daya manusia (SDM) di Desa Penyagun semakin meningkat, dan dapat memberikan kenyamanan belajar sekaligus memotivasi para pendidik untuk mengajar dengan baik.

Dikatakan Bupati, Desa Penyagun termasuk Desa tertinggal hal itu terlihat dari minimnya infrastruktur di desa tersebut, selain itu juga rendahnya pendidikan dan kesejahteraan masyarakat yang diukur dari skala ekonomi sangat rendah.

Salah satu upaya yang harus ditempuh untuk terbebas dari kondisi itu adalah dengan cara meningkatkan kwalitas SDM, dengan meningkatnya SDM diprediksi pada masa yang akan datang situasi yang serba sulit saat ini akan segera teratasi.

Bupati mengucapkan apresiasi kepasa masyarakat Desa Penyagun atas semangat yang tinggi membangun ruang belajar Lokas Jauh SMA I Rangsang yang rela menghibahkan tanahnya hingga menyumbangkan dana. Dengan diresmikannya ruang belajar baru itu, tentunya akan semakin meningkatkan semangat masyarakat. Untuk itu ia berharap fasilitas itu dapat dimanfaatkan dan dijaga sebaik-baiknya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta pro aktif dari Kepala Sekolah untuk melakukan koordinasi Intens dengan Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Meranti, khususnya untuk mendapatkan bantuan dana dalam rangka membangun fasilitas sekolah yang masih kurang. "Kepala Sekolah lakukan sesegera mungkin koordinasi dengan Pemprov Riau melaui Dinas Pendidikan di Kabupaten semoga bantuan sana untuk membangun fasilitas yang masih kurang dapat segera turun," ujarnya.

Ditambahkan Bupati untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pembangunan fasilitas pendidikan saja belum cukup, tapi juga harus dilengkapi dengan fasilitas kesehatan. Dan ditahun 2016 lalu sesuai dengan program Pemda Meranti telah membangun Puskesdes yang nantinya akan diisi dengan alat-alat dan tenaga kesehatan. Ia berharap masyarakat dan Kades untuk pro aktif memantau Puskesdes itu. Dan segera mengusulkan pengadaan fasilitas apa saja yang masih kurang baik alat maupun SDM.

Dan untuk membangun desa dengan anggaran yang tidak sedikit, diperlukan Kades yang pro aktif dengan tidak hanya duduk dikantor saja. "Pembangunan desa tergantung dari aktif dan tidak aktifnya Kades, jika Kades hanya tidur dirumah maka akan sulit, jadi saya harap Kades harus Pro aktif," pungkas Bupati mengakhiri. (raf).




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat