Ada Hiasan Dinding Berlafaz Allah di Kelenteng Desa Bantan Tua Bengkalis
Selasa, 03 Januari 2017 - 19:56:54 WIB
BENGKALIS, Suluhriau- Warga Desa Bantan Tua Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dihebohkan adanya hiasan berlafaz Allah yang terpajang didinding Kelenteng di daerah Kucing Gila Jalan Lebai Wahid Bantan, Selasa (3/1/2017).
Hiasan berlafaz Allah pertama sekali oleh tim ronda malam warga setempat. Ini berawal dari isu-isu, tim ronda malam langsung mengecek ke kelenteng.
Alhasil, mereka menemukan hiasan dinding berlafaz Allah di atas patung dalam kelenteng. Selain itu, ditemukan juga tasbih berlafaz Allah yang berlilitan dileher patung.
"Kita tahunya dari warga yang ronda tadi malam, barang ini informasinya sudah lama, ronda cek malam tadi ternyata benar, "kata warga setempat Abdul Ma'ruf.
Dikatakan dia, ditemukannya perhiasan dinding berlafaz Allah sempat menghebohkan warga,"Pagi tadi ramai masyarakat kesitu, kita laporkan ke Sekdes, sekdes lapor ke Polsek,"ungkap Ma'ruf.
Sementara Kapolsek Bantan AKP Yuherman menyebutkan kasus tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan di unit reskrim Polsek Bengkalis.
"Pemilik sekaligus pengurusnya saat ini sedang kita periksa,"singkat Kapolsek.
Pihak Terkait Lakukan Pertemuan
Atas ditemukan lafaz Allah di Kelenteng Desa Tua itu, pihak terkait langsung menggelera pertemuan dihadiri pihak Polsek Bantan, Koramil Bengkalis, MUI, KUA Bantan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bengkalis, Kecamatan, serta salah seorang paranormal Y, Selasa (3/1/2017) sore Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan.
Dalam pertemuan itu, pihak pengelola Kelenteng mengaku pemasangan Lafaz Allah sudah hampir satu tahun. "Pemasangan tidak ada niat selain mendengar paranormal untuk menyatukan dua kekuatan yang diyakini," kata Surya alias Acai pengelola Kelenteng di Jalan Lebai Wahid, Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Bengkalis itu.
Dikatakan, lafaz Allah dipasang karena setelah mendengar penjelasan dari salah seorang paranormal Y. Intinya untuk menyatukan dua kekuatan yang dia percayai setelah mendengarkan penjelasan paranormal tentang tempat yang dianggapnya keramat tersebut ada muslim dan Kong Hu Cu. Sehingga selaku pengelola berinisiatif memasang lafaz Allah dinding termasuk tasbih dikalungkan ke patung.
"Bukan karena ada perintah oleh paranormal, tetapi karena mendengar apa yang disebutkan paranormal, bahwa di wilayah Kucing Gila tersebut ada dua kekuatan, Muslim dan Kong Hu Cu," katanya.
Kemudian pengelola berinisiatif memasang lafaz Allah dan tidak ada niat lain-lain. Dan pertemuan tadi juga hadir paranormal Y, untuk mengklarifikasi persoalan ini agar tidak melebar kemana-mana," kata Kapolsek Bantan AKP Yuherman usai menggelar pertemuan.
"Lafaz Allah sudah dibongkar termasuk atribut lainnya yang berkenaan dengan Muslim di tempat ibadat tersebut," kata Kapolsek.
Sementara itu, MUI Kecamatan Bantan Ahmad Pamuji meminta kepada seluruh pihak untuk meningkatkan toleransi beragama. Masing-masing agama memiliki atribut yang berbeda-beda. Oleh karena itu dihimbau seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan memasang atribut suatu agama atau keyakinan tertentu. (las)
Komentar Anda :