Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Ada Hiasan Dinding Berlafaz Allah di Kelenteng Desa Bantan Tua Bengkalis
Selasa, 03 Januari 2017 - 19:56:54 WIB

BENGKALIS, Suluhriau- Warga Desa Bantan Tua Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dihebohkan adanya hiasan berlafaz Allah yang terpajang didinding Kelenteng di daerah Kucing Gila Jalan Lebai Wahid Bantan, Selasa (3/1/2017).

Hiasan berlafaz Allah pertama sekali oleh tim ronda malam warga setempat. Ini berawal dari isu-isu, tim ronda malam langsung mengecek ke kelenteng.

Alhasil, mereka menemukan hiasan dinding berlafaz Allah di atas patung dalam kelenteng. Selain itu, ditemukan juga tasbih berlafaz Allah yang berlilitan dileher patung.

"Kita tahunya dari warga yang ronda tadi malam, barang ini informasinya sudah lama, ronda cek malam tadi ternyata benar, "kata warga setempat Abdul Ma'ruf.

Dikatakan dia, ditemukannya perhiasan dinding berlafaz Allah sempat menghebohkan warga,"Pagi tadi ramai masyarakat kesitu, kita laporkan ke Sekdes, sekdes lapor ke Polsek,"ungkap Ma'ruf.

Sementara Kapolsek Bantan AKP Yuherman menyebutkan kasus tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan di unit reskrim Polsek Bengkalis.
"Pemilik sekaligus pengurusnya saat ini sedang kita periksa,"singkat Kapolsek.

Pihak Terkait Lakukan Pertemuan

Atas ditemukan lafaz Allah di Kelenteng Desa Tua itu, pihak terkait langsung menggelera pertemuan dihadiri pihak Polsek Bantan, Koramil Bengkalis, MUI, KUA Bantan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bengkalis, Kecamatan, serta salah seorang paranormal Y, Selasa (3/1/2017) sore Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan.

Dalam pertemuan itu, pihak pengelola Kelenteng mengaku pemasangan Lafaz Allah sudah hampir satu tahun. "Pemasangan tidak ada niat selain mendengar paranormal untuk menyatukan dua kekuatan yang diyakini," kata Surya alias Acai pengelola Kelenteng di Jalan Lebai Wahid, Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Bengkalis itu.

Dikatakan, lafaz Allah dipasang karena setelah mendengar penjelasan dari salah seorang paranormal Y. Intinya untuk menyatukan dua kekuatan yang dia percayai setelah mendengarkan penjelasan paranormal tentang tempat yang dianggapnya keramat tersebut ada muslim dan Kong Hu Cu. Sehingga selaku pengelola berinisiatif memasang lafaz Allah dinding termasuk tasbih dikalungkan ke patung.

"Bukan karena ada perintah oleh paranormal, tetapi karena mendengar apa yang disebutkan paranormal, bahwa di wilayah Kucing Gila tersebut ada dua kekuatan, Muslim dan Kong Hu Cu," katanya.

Kemudian pengelola berinisiatif memasang lafaz Allah dan tidak ada niat lain-lain. Dan pertemuan tadi juga hadir paranormal Y, untuk mengklarifikasi persoalan ini agar tidak melebar kemana-mana," kata Kapolsek Bantan AKP Yuherman usai menggelar pertemuan.

"Lafaz Allah sudah dibongkar termasuk atribut lainnya yang berkenaan dengan Muslim di tempat ibadat tersebut," kata Kapolsek.

Sementara itu, MUI Kecamatan Bantan Ahmad Pamuji meminta kepada seluruh pihak untuk meningkatkan toleransi beragama. Masing-masing agama memiliki atribut yang berbeda-beda. Oleh karena itu dihimbau seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan memasang atribut suatu agama atau keyakinan tertentu. (las)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat