Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Ini Alasan AS Abstain Tak Bela Israel di Dewan Keamanan PBB
Kamis, 29 Desember 2016 - 11:22:38 WIB
Foto int

WASHINGHTON DC, Suluhriau- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry memperingatkan Israel bahwa pembangunan permukiman di wilayah Palestina mengancam demokrasi.

Kerry menegaskan, solusi dua negara antara Israel dan Palestina harus bisa terwujud agar perdamaian tercapai.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, dikutip detik.com Kamis (29/12/2016), hal itu disampaikan Kerry dalam pidatonya menanggapi resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta Israel menghentikan aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di Yerusalem Timur, yang merupakan bagian wilayah Palestina.

Dalam voting resolusi untuk Israel, AS memilih abstain dan tak menggunakan hak veto. Langkah itu tergolong sangat langka bagi AS dalam isu yang menyudutkan Israel. Di sisi lain, sikap itu mengizinkan Dewan Keamanan PBB, untuk pertama kali sejak tahun 1979, bisa mengadopsi resolusi yang mengecam kebijakan permukiman Yahudi di wilayah Palestina.

"Suara dalam PBB adalah tentang menjaga solusi dua negara. Itulah yang kami perjuangkan: masa depan Israel sebagai negara demokratis dan negara Yahudi, hidup berdampingan dalam damai dan keamanan dengan tetangganya," tegas Kerry dalam pidatonya yang berdurasi 70 menit.

"Solusi dua negara merupakan satu-satunya cara untuk mewujudkan perdamaian abadi dan adil antara Israel dan Palestina," ucapnya.

Kerry kemudian memperingatkan, bahwa Israel tidak akan pernah mendapatkan perdamaian sejati dengan dunia Arab jika solusi dua negara tak tercapai. "Terlepas dari upaya terbaik kami bertahun-tahun, solusi dua negara kini berada dalam bahaya serius. Kita tidak bisa, dengan hati nurani, tidak melakukan apa-apa dan tidak berkata apa-apa, saat kita melihat harapan perdamaian memudar," sebut Kerry dalam pidatonya di kantor Departemen Luar Negeri AS.

Kerry menyatakan, AS telah berulang kali meminta Israel, baik secara publik maupun privat, untuk menghentikan pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina. "Pada akhirnya, kami tidak bisa sesuai hati nurani melindungi elemen paling ekstrem dari pergerakan para pemukim, yang malah berusaha menghancurkan solusi dua negara," sebutnya.

Lebih lanjut, Kerry bersikeras agar Israel maupun Palestina hidup berdampingan sebagai dua negara berbeda dengan didasarkan wilayah yang dikuasai sebelum Perang Enam Hari atau perang Israel-Arab tahun 1967. Penetapan perbatasan, sebut Kerry, bisa dilakukan dengan opsi 'pertukaran setara' untuk berbagai wilayah Israel dan Palestina, tentu dengan disepakati kedua pihak.

Tak hanya itu, Kerry juga mencetuskan agar Yerusalem yang menjadi pertikaian panjang Israel-Palestina, bisa menjadi ibu kota bagi kedua negara. Selama ini, Israel menyatakan Yerusalem sebagai ibu kotanya, padahal Palestina juga mengharapkan agar Yerusalem menjadi ibu kota bagi negaranya kelak.

"Memberikan solusi yang disepakati agar Yerusalem menjadi ibu kota yang diakui secara internasional bagi kedua negara dan melindungi serta menjamin kebebasan akses pada situs-situs suci sejalan dengan status quo yang sudah ada," ujarnya soal prinsip AS dalam konflik Israel-Palestina.

"Tergantung pada Israel dan Palestina untuk memberikan pilihan-pilihan sulit, tapi kami bisa membantu," tambah Kerry.

Sumber: detik.com



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat