ADVERTORIAL
Pemrov Gelontarkan Dana Triliunan untuk Infrastruktur Dukung "Riau Menyapa Dunia"
Rabu, 21 Desember 2016 - 21:23:39 WIB
|
Gubri Arsyadjuliandi Rachman saat melepas pau jalur 2016 di Kuantan Singingi
|
PEKANBARU, Suluhriau- Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau terus berupaya mengembangkan potensi pariwisatanya. Salah satunya dengan menggarkan dana triliunan dari APBD untuk untuk mendukung wisata.
Beberapa waktu lalu diluncurkan "Riau Menyapa Dunia"di gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan menyatakan siap membantu dana untuk mendukung pariwisata Riau ini. Ia berharap segala sesuatu yang berhubungan dengan pariwisata di Riau benar-benar digarap serius, dari infrastruktur sampai promosinya.
Namun, harus diakui destinasi wisata tidak lepas dari dukungan infrastruktur memadai. Sebab, dengan akses jalan atau sarana yang mudah menuju kawasan wisata akan banyak dikunjungi oleh wisatawan.
Diakui, Riau memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di wilayah kabupaten/kota. Berbagai kawasan wisata, baik cagar budaya, religi, wisata alam, buatan, kuliner dan lainnya ada di Riau sangat unik dan menarik.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat peluncuran "Riau Menyapa Dunia"
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan bertekad mendukung target pariwisata nasional ditopang dengan wisata Riau. Apa yang dikatakan Gubri tidak berlebihan, karena katanya, Riau memiliki banyak agenda wisata atau calender event dengn daya tarik yang baik, misalnya Festival Pantai Rupat dan Beting Aceh, Bono, Candi Muara Takus, Tour de Siak, dan kuliner, andalannya sagu, yang belaum lama ini masuk rekor MURI "Sagu Riau Menyapa Dunia".
Di Kabupaten Bengkalis yang alamnya ada pesona Pantai Rupat Utara dengan pasir putihnya bisa dimanfaatkan untuk voli pantai dan cocok untuk berjemur, berenang, menyelam, bahkan berselancar. enyusuri bagian dalam pulau, akan dijumpai kawasan ekologi dengan segudang keunikan. Selain Pantai Rupat nan menawan, terdapat satu pantai lain di Pulau Rupat yang tak kalah mempesona.
Pulau Beting Aceh adalah salah satu pulau kecil yang memiliki pasir pantai berbisik yang berbunyi jika disentuh. Di sini juga pengunjung akan diramaikan dengan tarian Zapin Api, menari di atas bara api, yang merupakan tarian khas Melayu di Kabupaten Bengkalis.
Adalagi pesona alam, Ombak Bono. Ombaknya yang tanpa putus dengan panjang mencapai 30 kilometer sangat menarik ditunggangi para peselancar dunia. Peselancar Inggris Steve King dan James Cotton, serta Roger Gamble dan Zig van der Sluys asal Australia, adalah empat atlet yang menorehkan rekor dunia berselancar terpanjang di Bono Sungai Kampar ini. "Ini menunjukkan bahwa Riau menjadi potensi wisata sangat menjanjikan. Dan khusus untuk "Sagu Riau menyapa Dunia" kita berkomitmen akan menjadi agenda wisata tahunan.
Dari wisata relegi, ada Candi Muara Takus di Kampar, Riau, satu-satunya candi peninggalan sejarah agama Buddha di Sumatera. Candi ini diyakini merupakan candi tertua di Sumatera yang diperkirakan sudah ada sejak zaman keemasan Kerajaan Sriwijaya. Situs peninggalan sejarah ini sangat terkenal hingga mancanegara.
Tour de Siak (TDS), event balap sepeda tahunan, juga ikut memancing kunjungan pelancong dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, dan beberapa negara Timur Tengah. Bayak juga event-event lain unggulan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, di antaranya Bakar Tongkang di Rohil, Pacu Jalur di Kuanisng dan Gema Muharram.
Target kunjungan atau pengembangan wisata ini akan tercapai dengan dukungan infrastruktur. Sebab itu, melalui APBD Riau dan APBD kabupaten kota serta APBD bersinergi untuk membangun infrastruktur ke kawasan itu.
Jadi Prioritas Bertahap
Tahun, 2016 Pemrov Riau menganggar Rp1,6 triliun untuk infrastruktur jalan dan jembatan. Di antaranya juga akses menju kawasan wisata di berbagai daerah. Di lain pihak, khusus pengembangan sarana prasarana di kawasan wisata juga dianggarkan sehingga dengan kawasan menarik akan mendatangkan banyak wisatawan.
Seperti jalan akses menuju beberapa kawasan wisata di Rohul, sebut saja, Jalan melintasi Rantau Binuang Sakti. Jalan provinsi ini yang tembus ke Kabupaten Rokan Hilir akan diperbaiki Pemrv Riau 2017 mendatang. Kemudian pembangunan jalan menuju candi Muara Takus, di Kecamatan XIII Kota Kampar. Pada tahun lalu, telah dianggarkan di APBD sebesar Rp80 miliar untuk peningkatan jalan, dan pelebaran jalan menuju Muara Takus.

Gubri Arsyadjuliandi Rachman saat melihat keindahan Betng Aceh di Pulau Rupat.
Tahun 2017 untuk infratsruktur mendukung wisata bono disiapkan anggaran lebih kurang Rp120 miliar, yang sudah disepakati DPRD Riau. Pembangunan jalan tersebut merupakan jalur Sorek-Teluk Meranti yang panjangnya sekitar 50 kilometer lebih.
Saat Gubri Arasyadjuliandi Rachman berkunjung ke Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Bengkalis telah mendengar masukan dari Pemkab setempat dan masyarakat mengenai pembenahan infrastruktur dasar yang harus segera terealisasikan. Ini akan kita priortaskan secara bertahap," katanya .(Advertorial Pemrov Riau/hpr/SR)
Komentar Anda :