Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Pimpin Upacara HUT Meranti ke-8, Irwan: Ayo Bangun Meranti
Senin, 19 Desember 2016 - 11:17:00 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016.

Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 2008 lalu, dipusatkan di Halaman Kantor Bupati, Senin (19/12/2016).

Turut hadir dalam upacara itu, Wakil Bupati H. Said Hasyim, Ketua DPRD H. Fauzy Hasan dan Anggota, Mantan Gubernur Riau dan Tokoh Masyarakat H. Wan Abu Bakar, Anggota Forkopimda, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Dandim 0303 Bengkalis, Plt. Sekdakab. Julian Norwis, Kepala Instansi Vertikal, Ketua LAM H. Ridwan Hasan, Tokoh Masyarakat/Agama/Adat.

Dalam pidatonya sempena acara tersebut, Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si mengajak semua masyarakat untuk merenungkan kembali keberadaan diri, dalam rangka mengenang kembali sejarah panjang peristiwa terbentuknya Kabupaten Meranti. Yang menurut H. Irwan lahir atas dasar semangat membangun dan mensejahterakan masyarakat. "Perjuangan panjang ini perlu direnungkan agar kita tahu apa yang harus dilakukan dalam memajukan daerah ini untuk waktu yang akan datang," ujar Irwan.

Diceritakan Bupati, Kabupaten Meranti yang telah berumur 8 Tahun, lahir dari semangat untuk maju dan keluar dari kemiskinan, berpenduduk 178 ribu jiwa diawal terbentuk dengan angka kemiskinan paling tinggi, berdasarkan statistik mencapai 43 persen, telah menempatkan Kabuten Kepulauan Meranti sebagai kawasan tertinggal, terbelakang, dan terpencil. Kondisi itu diungkapkan H. Irwan menyebabkan Meranti dianggap tidak kondusif, dibuktikan dengan tingginya premanisme dan kemiskinan akibt kurangnya perhatian dari pemerintah dalam pembangunan. Dan sejak lahir dan terbnetuknya Meranti merupakan momentum dimulainya pembangunan.

Diterangkan Bupati, berkat usaha bersama tingkat kemiskinan Meranti yang mencapai 43 persen diawal terbentuk berhasil ditekan dan membuahkan hasil ditahun 2015 menjadi 33 persen, ini tentu bukan terjadi secara tiba-tiba dan bukan sebuah hadiah cuma cuma, ini berkat kerja keras pejuang Meranti dan semua pihak yang rela mengorbankan harta benda serta air mata, hingga Meranti mampu berdiri sendiri dan cepat mensejahterakan masyarakat. "Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan di Kabupaten Meranti yang berkat usaha bersama telah berhasil mengeluarkan Kabupaten Meranti dari kemiskinan. Kedepan peran ini sangat dibutuhkan mari bersatu padu mulai aparatur, pengusaha dan masyarakat sendiri.

"saya mengajak semua unsur Pemda, Instansi Verfikal, TNI, Polri bersama bahu membahu bergandeng tangan untuk membangun Meranti sesuai dengan tupoksi dan tempatnya masing," ajak Bupati.

Kepada Pegawai Negeri Sipil, Bupati menegegaskan untuk bekerja sebaik-baiknya, sesuai tupoksi dan sumpah janji PNS, menurut Bupati, kehadiran PNS dan berhasil menjadi Pejabat tak terlepas dari usaha seluruh masyarakat dan para pejuang. PNS hanya diminta bekerja dengan baik untuk menuntaskan tugas yang menjadi tanggung jawab, oleh karena itu ia meminta dilaksanakan dengan baik, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan dan memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan yang ditargetkan.

"Jalankan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya baik PNS maupun Honor serta pegawai pendukung. Jika bekerja hanya semata-mata mendapatkan imbalan cara berdikfit ini keliru dan harus diluruskan dalam rangka mendukung pembangunan yang baik dan berkelanjutan sesuai kebijakan Nasional Provinsi dan Daerah,  PNs harus paham dengan Tupoksinya sehingga apa yang dilakukan dapat dilaksanakan sesuai dengan tanggng jawab," terang Bupati lagi.


Diakui Bupati, saat ini banyak pekerjaan yang belum terlaksanan dengan maksimal sehingga hasilnya belum memuaskan baik dari segi Infrastruktut, Ekonomi, dan cara fikir masyarakat harus ditingkatkan. Seluruh PNS yang telah berkesempatan bekerja adalah termasuk orang yang beruntung dibanding yang lain yang belum mendapat kesempatan. Kepada semua pegawai yang berjumlah 5000-an orang bupati menekankan beberapa hal salah satunya terkait banyak ya trend PNS pindah tugas akibat terjadi penurun volume APBD Meranti yang berimbas pada berkurangnya kesejahteraan.

Hal itu bertentangan dengan janji PNS saat diterima sesuai posisi yang dilamar, dan semua PNS sudah menyadarinya. Apa yang dilakukan Pemda dengan menerima PNS dari luar mengingat sangat dibutuhkannya tenaga yang profesional, ditengah penolakan dari dalam yang sangat luar biasa karena terbatasnya pekerjaan bagi tenaga kerja lokal. Hal ini menurut Bupati harus disadari dan peluang itu hendaknya dimaksimalkan. "Saya minta berikanlah loyalitas dan kesetiaan sesuai janji saat melamar sebagai PNS di Kabuoaten Meranti, saya ajak semua merenungkan kembali," jelas Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyinggung tentang sistem rekrutmen dan penempatan pejabat di posisi strategis Pemda Kabupaten Meranti, dijelaskannya, kedepan akan disesuaikan dengan UU Aparatur Sipil Negara, melaui seleksi ketat dalam rangka menghasilkan pejabat berkwalitas agar mampu menjalankan pekerjaan pembangunan sesuai harapan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Iapun tak lupa mengucapkan apresiasi kepada PNS dan Honorer yang telah bekerja baik, dengan berhasil mengantarkan Meranti sejajar dengan Kabupaten Kota lainnya dan diperhitungkan di Indonesia. "APBD tepat waktu adalah buktinya begitu juga keberhasilan lainnya," ucap Bupati.

Ucapan




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat