Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Proyek Jalan Alai-Mekong Meranti Diharap Bisa Difungsikan Awal 2017
Rabu, 23 November 2016 - 20:17:35 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Bupati Meranti Irwan berharap kkontraktor dapat menuntaskan  Kalan Alai-Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat (TTB). Sehingga awal tahun 2017 bisa difungsikan.

Hal itu disampaikannya saat meninjau proyek tersebut didampingi anggota DPRD Meranti Edy Masyudi dan Jack Ardiansyah, Rabu (23/11/2016).

Turut serta dalam peninjauan itu, Kepala Bagian Administrasi Ekonomi Eldy Syahputra, Kabag Humas Helfandi, Camat Tebing Tinggi Barat Rizki Hidayat, Camat Pulau Merbau, Kades Alai, Kontraktor dan pengawas lapangan.

Dalam peninjauannya karena tidak memungkinkan menggunakan kendaraan roda empat, Bupati melanjutkan dengan menggunakan motor. Disitu ia mendapati medan yang dilalui cukup berat, kondisi jalan semakin parah, bergelimang lumpur dan berlubang akibat diguyur hujan, dan kondisi itu diprediksi akan terus berlangsung akibat musim hujan hingga Desember mendatang.

Proyek Peningkatan Jalan Alai-Mekong dibangun menggunakan Anggaran Dana Alokasi Khusus Pemerintah Kabupaten Meranti  (DAK IPD) Tahun 2016. Sebesar 9.448 Miliar Rupiah, dengan waktu pengerjaan 95 Hari. Dengan Panjang 2.2 KM dan lebar 5.5 M. Kontruksi sendiri mengggunakan Base B dan Batu.

Menyikapi pembangunan jalan itu sendiri seperti dijelaskan Bupati Irwan, dalam rangka mendukung program "Merangkai Pulau" yang tengah diupayakan oleh Pemda. Yakni dengan membangun jembatan (Selat Rengit.red), namun karena kendalan teknis dan non teknis jembatan tersebut belum bisa diselesaikan, sehingga untuk mempercepatnya Pemda Meranti mengupayakan pembangunan jalan darat dahulu.

Salah satunya adalah jalan Alai-Mekong yang sedang dalam tahap pengerjaan. Bupati berharap pembangunan jalan benar-benar kuat dan tahan lama, dengan kontruksi yang mumpuni sehingga mampu mengatasi air pasang tinggi. "Jalan ini akan dibangun sebaik mungkin dengan kontruksi yang bisa mengatasi air pasang tinggi. Kita berharap proyek ini dapat segera tuntas dan difungsikan, jika jalan ini tuntas, Inshaallah tahun depan mulai dari Simp. Masjid Alai sampai Pelabuhan penyebrangan Semukut akan kita Hot Mix," ujar Bupati.

Seperti dijelaskan Pengawas lapangan Budi, jika melihat kondisi cuaca saat ini kemungkinan pengerjaan proyek tersebut akan molor. kondisi cuaca saat ini, sangat mempengaruhi proses pengiriman material menggunakan Pontong dari Karimun. "Jika air pasang maka pengiriman Material dari Karimun tidak memungkinkan, jika melalui jalan darat juga sulit karena kondisi jalan rusak parah," jelas Budi, pengawas proyek.

baik kontraktor maupun Bupati sedikit pesimis proyek peningkatan jalan Alai-Mekong dapat tuntas sesuai kontrak. (Akhir Desember.red), diprediksi hingga batas kontrak berakhir, penyelesaian proyek baru akan mencapai 50 pesen. "Melihat kondisi ini hingga Per 31  Desember maksimal dapat dituntaskan 50 persen," ungkap Bupati.

Lebih jauh dijelaskan Bupati, saat melihat secara langsung para pekerja membangunan Brojong (Trotoar Batu Penahan Air Pasang), sepanjang 600 M. Dalam mengatasi sisa waktu pengerjaan yang sempit itu, Bupati Irwan akan mencoba berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk memperoleh penambahan waktu. Penambahan waktu pengerjaan ini menurutnya sangat memungkinkan karena mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2012 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. dalam Perpres tersebut terdapat pasal yang memberikan kesempatan penambahan waktu penyelesaian pekerjaan selama 50 hari lagi.

"saya akan ke Jakarta mencoba untuk berbicara dengan Kementerian terkait, untuk mendapat perpanjangan waktu, jika diberikan waktu sesuai dengan Kepres yang diterbitkan Presiden, saya yakin jalan ini akan selesai. Mudah mudahan Kepres itu bisa kita terapkan di Kabupaten Meranti agar pembangunan ini tidak tergantung," ungkapnya.

Khusus untuk jalan diseberang (Semukut.red), seperti yang diharapkan Anggota DPRD Edy Masyudi, pembangunan dapat disejalankan, artinya ketika jembatan sudah dibangun jalanpun telah siap. Dikatakan Bupati, menyangkut itupulam pembangunan akan dimulai tahun 2017 dan pembangunan sendiri akan dilakukan dengan skala besar.

Sambil menunggu itu, Pemda akan terus mengupayakan pembangunan dalam skala kecil dan menengah ditiap tahun. "Buktinya jalan jalan yang dilunya susah ditempuh kini relatif sudah baik. Tinggal lagi kita menyelesaikan tahapan jalan dari Pulau merbau ke Baran Melintang, jika itu selesai otomatis jalan-jalan masyarakat yang ada di Pulau Merbau semuanya sudah semenisasi, tinggal lagi membangun jalan-jalan poros yang akan kita koneksikan ke jembatan Selat Rengit, yang akan dilanjutkan 2018," Terang Bupati.

Pembangunan lanjutan jembatan Selat Rengit, dikatakan Bupati akan dibangun secara Multy Years. Iapun berharap berkaca dari pengalaman pembangunan kedepan tidak terkendala seperti yang sudah-sudah. "kita sudah berpengalaman berkaca dari kenapa dulu gagal, kedepan kita sudah paham dan Inshaallah dapat diselesaikan sesuai target," pungkas Bupati.

Sekedar informasi, menyangkut pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Alai-Mekong dikatakan Budi selaku pengawas lapangan, telah berjalan selama 2 bulan. Sejauh ini pengerjaan baru mencapai 10-15 Persen, keterlambatan pengerjaan diakibatkan oleh sulitnya pengiriman material yang sebelumnya dilakukan lewat jalur darat, kedepan untuk menggesa pengiriman material, pihak kont



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat