Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Banyak Laporan ASN Meranti tak Disiplin
Senin, 21 November 2016 - 10:55:09 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti mengungkapkan kekecewaanya terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak disiplin.

Tertutama dalam hal upacara atau apel Senin pagi. Ia mengaku menerima banyak laporan terakit perilaku ASn ini, apalgi disinyalir dilakukan faktor kesengajaan.

"Jika sakit bisa kita maklumi, tapi anehnya tiap Senin pagi selalu izin, ini patut dicurigai karena saya banyak dapat laporan, pegawai banyak keluar daerah dan baru berangkat Senin pagi sampainya siang," aku Wakil Bupati saat menjadi Pembina Upacara Senin pagi di Halaman Kantor Bupati, Senin (21/11/2016).

Menyikapi hal ini, Wakil Bupati mengintruksikan kepada Kepala SKPD untuk mengawasi stafnya. "Yang tidak hadir berikan tanda, saya minta Kepala SKPD untuk mengawasi stafnya," ujar Wabup.

Lebih jaun dijelaskan Wabup, apa yang diintrumsikannya semata-mata untuk meningkatkan disiplin ASN maupun Honorer dilingkungan Pemkab. Meranti. Menurutnya jika hal itu dibiarkan maka akan menjadi kebiasaan dan dicontoh oleh pegawai yang sudah baik. "Jika yang malas dibiarkan begitu maka ia tidak akan berubah, yang rajin bisa juga terpengaruh," jelas Wabup.

Pada kesempatan itu, Wabup sempat berkata ingin membutikan laporan masyarakat itu dengan mengecek langsung kepelabuhan siang ini. (Senin.red). "Bila perlu siang ini kita cek ke Pelabuhan," ujarnya lagi.

Dalam rangka memotivasi pegawai, untuk kesekian kalinya Wabup meminta ASN untuk memahami Tupoksinya, meski di Meranti belum ada kontrol yang ketat terkait ukuran kinerja sesuai tugas dan fungsi pegawai setidaknya Wabup meminta pegawai mengerti a yang menjadi tugasnya dan apa yang harus dilakukan. "Saya minta ASN paham dengan tupoksinya, apa yang harus dilakukan dan apa tugas kita, itu dapat menjadi ukuran prestasi. Dan ini akan dievaluasi," jelasnya.

"Mari pimpinan SKPD untuk memberikan teguran, pembinaan dan didikan kepada staf, jika tidak bisa berikan sanksi sesuai tingkat ksalahannya," tegas Wabup.

Wabup juga menyinggung soal anggaran Pemda yang semakin kecil, dimana hal itu mau tidak mau akan mempengaruhi kemampuan Pemda dalam membayar gaji pegawai Honorer. Tidak tertutup kemungkinan Pemda akan melakukan rasionalisasi pegawai honorer namun tetap mengacu pada kebutuhan pegawai berdasarkan skill dan spesialisasi tertentu. "Jadi berkaryalah sehingga Pemda benar-benar merasakan apa yang telah dikerjakan," papar Wabup.

Selain itu kepada PPTK ditiap SKPD diharapkan jangan hanya duduk dikantor, Wabup mengintruksikan PPTK untuk selalu turun kelapangan untuk melakukan pengawasan. Sehingga kondisi real pengerjaan proyek benar-benar diketahui secara detil. "PPTK harus sering-sering turun kelapangan dan lihat apa yang telah dikerjakan (kontraktor pelaksana)," ucapnya.

Iapun dalam waktu dekat akan melakukan pengcekan langsung pengerjaan proyek dilapangan dilapangan, apakah sudah sesuai antara perencanaan dan pelaksanaan dilapangan. "Kita akan cek kembali pengerjaan proyek dilapangan, kita juga tidak ingin tersangkut masalah hukum, jika sengaja cari masalah resiko tanggung sendiri," tegas Wabup seraya mengajak kepada ASN untuk senantiasa bekerja dengan rasa tanggung jawab dan hati ikhlas.

Terakhir daalm pengarahannya dihadapan seluruh ASN dan Honorer dilingkungan Pemkab. Meranti menghimbau untuk tidak melakukan pungutan liar, menerima suap (gratifikasi) dalam bentuk apapun, hal itu seiring telah dikeluarkannya peraturan pemerintah dan telah pula ditindak lanjuti oleh Kepala Daerah diseluruh Indonesia melalui penandatanganan Memorendum Of Undestanding (MoU). "Sesuai ketentuan menerima pemberian apapun dalam bentuk apapun  (gratifkasi) sudah dilarang, hal itu sesuai dengan komitmen yang telah disepakati oleh Kepala Daerah melalui penandatanganan MoU, jadi mari kita ikuti itu," kata Wabup mengakhiri. (raf)




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat