Kamis, 01 Oktober 2026 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual | Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
 
 
☰ Peristiwa
Sudah 6 Tahun Mangkrak, Ini Kata Gubri Soal Pembangunan Pasar Cik Puan
Senin, 07 November 2016 - 09:45:39 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Hingga saat ini nasib pembangunan Pasar Cik Puan Jl T Tambusai belum juga berujung.

Sudah enam tahun berlalu, bangunan kontruksi pasar dibiayai APBD Pekanbaru Pekanbaru tahun 2010-2011 lalu pembangunan masih mangkrak.

Bahkan bangunan yang belum setengah jadi itu tampak makin uzur karena tidak terurus. Tiang-tiang beton penyanggah bangunan dua lantai itu kini juga terlihat tidak terawat, walau masih terlihat kokoh.

Berdasarkan catatan media ini, polemik yang dulunya menyebabkan pembangunan ini terhenti soal status lahan. Diamana dana pembangunan fisik pasar ditanggulangi Pemko, sementara lahan milik Pemrintahan Provinsi. Ada dugaan tarik ulur kepentingan dalam pembangunan ini.

Hingga dipenghujung masa kepemimpinan Firdaus - Ayat sebagai wali kota dan wakil wali kota Pekanbaru, pembangunan dan kejelasan pengelolaan Pasar cik puan tersebut masih tanda tanya.

Yang korban justru  ratusan pedagangan Pasar Cik Puan Pekanbaru itu.

Namun, atas persoalan ini, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman mengatakan, penyebab mangkraknya pembangunan pasar tersebut, karena masih terkendala adminitsrasi yang belum terselesaikan antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Pemerintah Riau  terkait persoalan aset.

Ia justru mendesak Pemko untuk menyelesaikan terlebih dahulu berbagai kendala, khususnya masalah administras, apalagi pembangunan gedung pasar tradisional Cik Puan tersebut sampai selesai akan menghabiskan dana mencapai Rp 50 miliar. Sementara saat ini  dana yang sudah dihabiskan mencapai Rp20 miliar lebih melalui APBD Pekanbaru tahun 2010-2011.
 
Sementara itu, Sekko Pekanbaru HM Noer, MBs  mengatakan, Pemko Pekanbaru prinsipnya ingin melanjutkan pembangunan pasar tersebut. Namun, terganjal akibat adanya saling klaim kepemilikan aset antara Pemprov Raiu dengan Pemko Pekanbaru.

Hal tersebut membuat pedangan dan masyarakat yang menjadi korban. Sejauh ini salah satu alternatif agar pembangunan pasar bisa dilakukan yakni dikerjasamakan mengingat Pemprov Riau tidak memiliki tupoksi untuk membangun pasar karena pembangunan pasar merupakan wewenang kabupaten/kota.

Akibat lamanya pasar ini terbengkalai, beberapa pedagang Cik Puan yang ditemui Seni, (7/11/2016) mengaku tidak sanggup menunggu lama dengan kondisi kios atau TPS sekarang. Mar (47) mengatakan, butuh tempat atau pasar representatif bagi pedagang untuk menghidupi keluarganya.

Pasar Cik Puan dalam perjalanannya ada sudah mengalami kebakaran berkali-kali. Kebakaran terakhir tujuh tahun lalu, dan itu sebabnya dilakukan pembangunan baru. Sayang, kini masih terbengkalai. (yas)
 




 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  • Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    02 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    03 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    04 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    05 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    06 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    07 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    08 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    09 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    10 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    11 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    12 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    13 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    14 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    15 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    16 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    17 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    18 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    20 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    21 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    22 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat