Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pemprov Riau
Potensi Perikanan Riau Bisa Jadi Andalan Besar Pertumbuhan Ekonomi
Senin, 17 Oktober 2016 - 19:19:21 WIB
Gubri Tinjau Pelabuhan Pelelangan Ikan

PEKANBARU, Suluhriau- Letak Provinsi Riau yang sangat strategis, membuat daerah ini memiliki potensi luar biasa dalam berbagai bidang.  Dengan batas-batas wilayah laut dengan negara-negata tetangga, menjadikan daerah berpotensi besar meraup hasil laut.

Namun, bukan dari laut saja, Riau dengan wilayah cukup luas dengan sungai-sungai yang ada hasil perikanan air tawar juga menjanjikan bagi daerah ini. Beberapa sektor perikanan dan kelautan, baik di laut Cina Selatan, Selat Malaka dan perairan umumnya, maupun budidaya kolam, tambak dan keramba semuanya bisa dimanfaatkan untuk ekonomi.

Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau mencatat, potensi perikanan Riau cukup tinggi, yakni mencapai 132.000 ton. Ini  meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 127.000 ton. Potensi biota di laut Cina Selatan mencapai 361.430 ton, sedangkan pemanfaatannya baru 211.732 ton atau 58,8 persen.

Potensi pengembangan di Selat Malaka senilai 84.928 ton. Dan pemanfaatannya mencapai 84.994 ton atau 100,07 persen. Begitu juga di perairan umum, potensi pengembangannya 14.232 ton, akan tetapi pemanfaatannya yakni 14.354,9 ton atau 100,01 persen.

Selain kelautan, potensi perikanan budidaya kolam di Riau mencapai 14.000 ton, sementara pemanfaatannya baru 2.403,58 ton atau 17,17 persen. Sejumlah potensi tersebut masih bisa dikembangkan secara optimal dalam mendukung pendapatan asli daerah (PAD).

Pelelangan Ikan Dibangun di Natuna
Pelelangan ikan bisa dikembangkan di Riau

Bahkan, dakui sektor perikanan turut berkonstribusi besar terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Riau. Data dari Dinas Perikanan Provinsi Riau juga mencatat, sejak satu dasawarasa terakhir hingga kini, sektor perikanan memberi konstribusi lebih dari 2,06 persen terhadap PDRB daerah ini.

Melihat potensi yang besar ini, Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman berharap agar SKPD dan stake kholder dapat bersinergi memanfaatkan potensi ini untuk pertumbuhan ekonomi.

Dalam kunjungan kerja Gubri bersama perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum lama ini. Gubri sempat menyoroti kerugian yang dialami Riau akibat tidak memiliki pelabuhan ikan.

Ia menyebut Riau merugi selama bertahun-tahun karena aktivitas jual beli ikan dan pendataan terhadap nelayan tidak dapat dilakukan dengan baik. Maka data dan informasi produksi ikan diperlukan dalam pengelolaan perikanan. "Data produksi ikan harus dihitung secara riil. Ini menjadi tugas Dinas Perikanan dan Kelautan," katanya.
 
Menurutnya, bukan saja tingkat eksploitasi sumberdaya ikan Riau yang tidak dapat dipantau, pajak retribusi kapal-kapal besar yang beraktivitas di perairan Riau pun tidak dapat didata.


Budidaya keramba ikan di Kampar

Selain, itu ikan dan biota perairan yang masih tergolong kecil dan tahap pembesaran juga tereksploitasi nelayan, jika berlarut-larut maka akan berdampak negatif berupa penurunan potensi dari sektor perikanan dan kelautan di Riau.
 
Dikatakan, sektor perikanan Riau merupakan pemberi konstribusi kelima pada sektor pertanian, setelah sub sektor tanaman bahan makan, tanaman perkebunan, perternakan dan hasil-hasilnya serta kehutanan.
 
Salah satu upaya mendorong masyarakat di sektor ini juga dengan mengadakan lomba masak serba ikan. Seluruh menu yang diperlombakan berbahan yang ikan Tuna, Cakalang dan Tongkol.

Gubri meminta pembangunan dan pengembangan sektor perikanan di Riau harus berkesinambungan dan terintegrasi antar daerah.

"Sektor perikanan perlu mendapatkan perhatian serius untuk ldikembangkan secara profesional. Targetnya agar terjadi peningkatan produksi secara maksimal dan berkesinambungan untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di negeri Bumi Lancang Kuning ini," tutupnya. (Advertorial Pemrov Riau)





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat