Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Sekda Tinjau Korban Kebakaran di Jalan Banglas Barat
Rabu, 14 September 2016 - 19:37:50 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Sekda Kepulauan Meranti H Iqaruddin, MSi meninjau kebakaran hebat dijalan Banglas Barat yang menghanguskan sebuah rumah dan 3 unit sepeda motor pada Rabu Dini hari sekira pukul 1.30 WIB (15/9/2016).

, saat peninjauan rumah korban kebakaran Harnatis alias Guntur yang tampak sudah rata dengan tanah, Sekda berharap peristiwa itu dapat menjadi pelajaran bagi warga dengan senantiasa mengecek Instalasi listrik dirumah.

"Agar peristiwa ini tidak terulang, jadikan musibah ini sebagai pelajaran, sering-seringlah mengecek Instalasi rumah masing-masing. Lakukan perawatan minimal  setiap 3 tahun sekali," jelas Sekda didampingi Asisten I H. Alizar, Kabag Humas Drs. Ery Suhairi dan Kaban Kesbangpolinmas Ahmad Yani SPi.

Dikatakan Sekda, belajar dari musibah kebakaran yang menimpa keluarga Guntur, merupakan bukti nyata bahwa kerusakan instalasi sangat berdampak buruk. Dimana, berdasarkan pengakuan Guntur pula, api yang meluluh lantakkan rumah mereka diduga berasal dari korsleting listrik.

"Untuk itu, kita imbau seluruh masyarakat untuk rutin mengecek semua kabel apakah masih bagus atau sudah rusak. Tak jarang kabel rusak akibat terlalu panas atau digigit tikus," ungkap Iqaruddin.

"Apalagi musim panas seperti sekarang. Perhatikan betul-betul, jangan sampai kita tertimpa musibah kebakaran," tambah Sekda Iqaruddin.

Di tempat sama, salah seorang warga yang mengaku bekerja di biro instalasi, Anuar, mengatakan bahwa perawatan instalasi minimal harus dilakukan setiap tiga tahun. Kata Anuar juga, jangan sampai takut mengeluarkan sedikit uang (untuk membayar jasa biro, red) malah kehilangan banyak harta benda.

"Biaya untuk perawatan instalasi itu tidaklah mahal. Terkadang kabel ada yang digigit tikus, isolasinya terlepas, atau mungkin pemasangan awal kabel tidak standard," ujar Anuar pula.

Sementara Guntur, korban kebakaran, ketika ditemui sedang mengenakan baju kaos dan selimut yang dilitik di pinggangnya.

Menurut cerita Guntur, api diduga dari korsleting listrik yang berasal dari kamar lantai II bagian rumah belakang, dan membakar rumahnya sekitar pukul 01.45 WIB tengah malam. Guntur mengakui, kebakaran kurang dari 30 menit namun mampu meluluh lantakkan kediaman yang sudah 30 tahun ia tempatinya.

Kebakaran itu sendiri terjadi di kediaman Harnatis alias Guntur. Kebakaran yang terjadi, Rabu (14/9/2016) dinihari sekitar pukul 01.40 WIB itu terjadi begitu cepat dan menghanguskan bangunan rumah.

Warga sekitar kediaman Guntur sempat memberi pertolongan memadamkan api. Pihak Damkar BPBD pun tiba di lokasi, namun api begitu cepat menghanguskan rumah yang terbuat dari kayu itu.

Menurut cerita saksi Asnawi, waktu itu pemilik rumah Guntur sedang tidur di kamar belakang. Sementara. Sulaiman yang merupakan menantu Guntur tidur di kamar depan.

Sulaiman yang sempat bercerita dengan Asnawi mengatakan, api pertama kali dilihat di kamar atas rumah belakang (rumah belakang dibangun dua lantai, red). Waktu itu Sulaiman mendengar bunyi 'tik'-'tik', setelah dilihat ternyata sudah ada api.

Melihat api berkobar di dalam rumah, Sulaiman bergegas membangunkan keluarganya. Sulaiman hanya bisa menyelamatkan diri melalui jendela kamar (karena untuk keluar dari kamar sangat berbahaya, red). Sambil keluar itu Sulaiman hanya mampu membawa beberapa pakaian saja.

Sementara Guntur keluar rumah melalui pintu belakang. Kebetulan Guntur beserta keluarganya tidur di kamar belakang.

"Tapi sebagian cerita ada juga yang mengatakan pemuda setempat sempat menggedor rumah Guntur untuk memberitahu bahwa ada api," beber Asnawi juga.

Untuk sementara, tambah Asnawi, kebakaran diduga akibat korsleting hubungan arus pendek. Akibat kejadian ini, Guntur kehilangan surat-surat berharga, beberapa kendaraan bermotor, dan harta benda lainnya. "Kalau kerugian belum bisa dihitung," ujar Asnawi. (raf)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat