Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Ketika Pesawat Haji DC-8 Tabrak Bukit Adam, 182 Jemaah Tewas
Kamis, 08 September 2016 - 15:22:19 WIB
Ilustrasi/rpc

SULUHRIAU- Peristiwa tragis ini tak pernah terlupakan dalam sejarah perhajian nasional adalah jatuhnya pesawat Martin DC-8 yang membawa jemaah haji Indonesia dari embarkasi Surabaya menuju Saudi Arabia. Pesawat buatan tahun 1968 milik Matin Air itu gagal mendarat di Bandara Badaranaike Kolombo dan jatuh di Maskeliya, Srilanka.

Musibah Kolombo yang terjadi pada 4 Desember 1974 pukul 18.38 waktu setempat ini, sangat menyayat hati. Pesawat milik Belanda yang disewa Garuda itu menabrak Bukit Adam atau Bukit Tujuh Perawan, sebelum mendarat sekitar 100 mil sebelah selatan dari bandara, yang acap kali dipakai mengisi bahan bakar. Pesawat mengalami kecelakaan setelah 4,5 jam terbang dari Surabaya.

Pesawat DC-8 buatan McDonnell Douglas, AS, dengan nomor penerbangan 138 itu hancur berkeping-keping. Sebanyak 182 jamaah haji, tiga pramugari dan delapan awak pesawat hancur dan tidak bisa lagi dikenali. Tercatat korban 16 orang dari LAmongan, satu orang asal Surabaya, 50 orang asal Sulawesi Selatan, tiga orang asal Kalimantan Timur dan 111 orang asal Blitar, Jawa Timur.

Insiden ini tidak hanya diliput secara besar-besaran oleh pers dari dalam dan luar negeri saat itu, namun juga diabadikan sebagai akhir dari kisah cinta serita roman 'Burung-burung Manyar' karangan YB. Mangunwijaya. Sebagai saksi tragedy ini bisa disaksikan antara lain di makam Syuhada Haji di Blitar.

Kolombo merupakan Ibukota Srilanka. Kota itu tertutup gunung yang menyulitkan pendaratan, terutama jika cuaca buruk. Pada 15 November 1978 kembali terjadi musibah kecelakaan pesawat di Kolombo. Pesawat DC-8 milik Islandia yang disewa Garuda untuk membawa jamaah haji asal Kalimantan Selatan dari Jeddah menuju Surabaya, gagal mendarat di Bandara Kolombo.

Pesawat jatuh 2,1 kilometer sebelum menyentuh landasan dan meledak pada pukul 22.53 waktu setempat, dan pecah menjadi tiga bagian. Analisa kecelakaan pada saat itu disebabkan, antara lain usia pesawat, pilot salah melakukan landing, fasilitas bandara kurang memenuhi syarat hingga cuaca buruk yang mengganggu jarak pandang pilot.

Sebagai saksi tragedi ini kini bisa disaksikan antara lain makam Syuhada Haji di Banjarmasin. Tragedi tersebut menewaskan 174 jamaah haji. Sedangkan 75 jamaah selamat. Sebuah keajaiban, ada 46 jamaah yang tak cedera sedikit pun. Menteri Agama saat itu, Alamsjah Ratu Prawiranegara datang ke Kolombo dan menjemput sendiri jamaah yang selamat hingga tiba di Bandara Kemayoran Jakarta.

Sejak dua insiden tersebut, Kolombo tidak lagi menjadi bandara transit untuk pengisian bahan bakar. Seiring digunakannnya pesawat DC-10 dan Boeing 747 yang dikembangkan dengan daya tempuh lebih jauh, pesawat haji kemudian mengisi bahan bakar di Abu Dhabi.

Kini, pesawat bisa langsung menjangkau Jeddah atau Madinah secara langsung dari Jakarta, selain itu juga dari bandara embarkasi Balikpapan, Banjarmasin, Solo dan Makassar.

Sumber: republika.go.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat