Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Permen Warna-Warni Dioleskan Narkoba Jenis LSD Harga Rp1.000 Sasar Anak-Anak
Senin, 22 Agustus 2016 - 11:29:26 WIB
Iluustrasi Permen (foto int)

SULUHRIAU- Varian narkoba semakin variatif dan menargetkan lebih banyak kalangan usia muda. Setelah beredar obat cacing dicampur sabu.

Kali ini ditemukan permen narkoba berjenis Lysergyc Acid Diethylamide (LSD) dengan bentuk yang lucu-lucu yang menargetkan anak-anak PAUD.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan hal tersebut saat menyambangi Pondok Pesantren Ar-Rahman di Desa Tegal Binangun, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Saya dapat informasi dari Deputi BNN Pusat, ada jenis permen yang luarnya diolesi narkoba jenis LSD. Mereka membidik anak-anak PAUD sebagai market pengguna mereka. Saya sudah melihat korbannya sendiri di Makassar, dari usia 4 tahun hingga 7 tahun," ujar Khofifah, Minggu, (21/8/2016).

Bentuk permen itu berwarna-warni yang menarik perhatian anak-anak. Harganya sangat terjangkau, antara Rp 1.000 hingga Rp 3.000.

Selain di Makassar, jenis makanan lain yang bisa membuat orang mabuk juga ditemukan di Surabaya yaitu kopi Bunga Kecubung. Bunga kecubung itu dijadikan seperti serbuk kopi. Jika diseduh dan diminum, kopi itu berefek seperti orang yang mengonsumsi narkoba.

"Kalau pengguna ganja dan sabu, 60 persen potensial mengalami gangguan psikotik di segala usia. Kalau anak-anak, asal segera mendapatkan terapi, proses rehabilitasi akan lebih mudah. Kita bersama harus mengetahui update dari format zat adiktif, terutama yang dicampur dengan makanan, permen dan lainnya," ujar Khofifah.

Khofifah mengatakan anak-anak rentan masuk dalam lingkaran mafia narkoba. Pasalnya, mafia narkoba lebih tertarik mengajak anak-anak untuk jadi kurir narkoba karena masa hukuman lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Ditambah lagi ada jika mendapatkan bebas bersyarat dan remisi.

Dari data BNN Pusat, total dana transaksi pembelian narkoba pada 2014 sebesar Rp 63 triliun dan meningkat pada 2015 sebesar Rp 72 triliun.

Untuk menekan jumlah konsumsi narkoba di Indonesia, Kemensos RI melakukan berbagai program, seperti membentuk Laskar Anti Narkoba Nahdatul Ulama (NU), Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) serta Call Centre untuk berkonsultasi bebas pulsa di 1500171.

"Kita targetkan ada 160 IPWL dan hingga Desember 2016 mendatang, ada 15.430 ribu korban penyalahgunaan narkoba yang bisa direhabilitasi. Masing-masing IPWL punya target sendiri, baik berbasis panti maupun non-panti," ujar dia.

Minim Perhatian

Meski sudah berkontribusi, perhatian pemerintah terhadap IPWL, khususnya yang berbentuk pondok pesantren masih minim. Ketua Ponpes Ar-Rahman, Sukarman mengatakan, sangat jarang pejabat mau datang ke pondok pesantrennya. Khususnya Gubernur Sumsel, ia tidak pernah datang saat diundang.

"Sudah sekitar 20 kali diundang, tapi Gubernur Sumsel tidak pernah datang. Yang datang terakhir itu mantan Gubernur Sumsel, Syahrial Usman. Kalau di sini, ada 15 orang santri yang tamat SMA mengikuti rehabilitasi narkoba. Bahkan, santri yang masuk ke rehabilitasi Ponpes Ar-Rahman berasal dari luar Sumsel," kata Sukarman.

Beberapa santri rehabilitasi narkoba lainnya berasal dari Medan bahkan Malaysia. Bahkan, salah satunya Ahmed dari Malaysia yang sudah sehat sejak keluar dari Ponpes Ar-Rahman dan melanjutkan hidupnya di Jerman.

Di ponpes ini, santri rehabilitasi narkoba mendapatkan berbagai pendalaman ilmu, seperti program rehabilitasi, pendidikan agama, edukasi hukum dari tim pengacara hingga keterampilan tangan.

Sumber Liputan6.com| Editor Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat